Gelandangan di Mataram Ditemukan Lemas Tak Berdaya-Kaki Membusuk

Ahmad Viqi - detikBali
Selasa, 17 Mei 2022 09:47 WIB
Polsek Cakranegara evakuasi gelandangan yang diduga alami diabetes dalam kondisi lemas di Kelurahan Cakranegara Mataram.
Polsek Cakranegara evakuasi gelandangan yang diduga alami diabetes dalam kondisi lemas di Kelurahan Cakranegara Mataram. (Foto: ist)
Mataram -

Seorang gelandangan ditemukan dalam kondisi lemas tidak berdaya di Kota Mataram. Korban diduga menderita penyakit diabetes.

Gelandang berjenis kelamin perempuan itu sempat merintih kesakitan sebelum ditemukan di pertokoan Jalan AA. Gede Ngurah, Lingkungan Yasekambang, Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, NTB pada Senin (16/5/2022) malam.

Gelandangan perempuan inisial LL (60) ini mengaku berasal dari Dusun Kapek, Desa Gunungsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat sedang merintih kesakitan di bagian kakinya.


Kapolsek Cakranegara Kompol M Nasrullah mengaku kondisi gelandangan itu setelah diperiksa ada bagian tubuhnya yang membusuk di bagian kaki. Diduga kata Nasrullah LL mengalami penyakit diabetes parah.

"Setelah diperiksa ternyata kakinya sudah membusuk. Kita duga sedang menderita diabetes," kata Nasrullah, Selasa (17/5/2022).

Korban diketahui telah lama menderita penyakit diabetes. Korban pun kemudian dilarikan menggunakan mobil ambulans ke RSUD Kota Mataram. "Alhamdulillah kita bawa untuk tindakan penanganan medis ke RSUD Kota Mataram," tandas Nasrullah.

Nasrullah mengatakan pihak kepolisian akan intens menyisir sejumlah pertokoan di wilayah Cakranegara untuk memastikan tidak ada gelandangan yang berkeliaran.

Nasrullah juga menjelaskan telah berkoordinasi dengan Camat Cakranegara bersama Dinas Sosial Kota Mataram sepakat untuk menyisir wilayah seputaran Cakranegara Mataram.

"Kita sudah arahkan pihak kelurahan untuk mengurus kondisi gelandangan tersebut. Pihak Kecamatan juga akan tetap turun memeriksa gelandangan bersama Dinas Sosial untuk mengecek apakah ada gelandangan lain di wilayah Mataram," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kondisi LL gelandangan yang sudah dilarikan ke RSUD Kota Mataram telah mendapat pengobatan secara intens di rumah sakit. Setelah itu, pihak Kecamatan dan RSUD Kota Mataram bersama pihak Dinas Sosial dan Kelurahan akan memeriksa identitas lengkap dari gelandangan berinisial LL tersebut.

"Sambil berjalan selama penanganan medis. Kami akan dalami identitas korban. Kita tidak mau ada gelandangan yang ditemukan meninggal di Mataram. Saat ini masih koordinasi dengan pihak Dinas Sosial untuk memeriksa korban terlebih dahulu," pungkas Nasrullah.



Simak Video "Kata Dokter Soal Pemanis Buatan untuk Pengidap Diabetes"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)