detikBali

Hubinter Polri Bantu Lacak 4 WN Australia Pengeroyok WN Inggris di Kuta

Terpopuler Koleksi Pilihan

Hubinter Polri Bantu Lacak 4 WN Australia Pengeroyok WN Inggris di Kuta


Putu Yonata - detikBali

TKP penganiayaan WN Inggris di Kuta, difoto pada Selasa (25/8/2026). (Putu Yonata/detikBali)
Foto: TKP penganiayaan WN Inggris di Kuta, difoto pada Selasa (25/8/2026). (Putu Yonata/detikBali)
Badung -

Polresta Denpasar melakukan pengejaran terhadap empat orang terduga pelaku penganiayaan WN Inggris, Paul Innes Dougan. Polisi sebelumnya sudah mengantongi identitas terduga pelaku yakni empat orang WN Australia berinisial RGG, PAM, JRM, dan TRZ.

Namun, keempat orang tersebut sudah tercatat meninggalkan Indonesia untuk kembali ke negaranya sejak Kamis (6/8/2026) lalu, atau sehari pasca kejadian pengeroyokan tersebut. Sedangkan, kasus ini baru dilaporkan anak korban pada Kamis (20/8/2026).

Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri untuk melacak dan mengejar para pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih proses penyelidikan secara intensif dan berkoordinasi dengan Hubinter Polri," ungkap Adi pada Selasa (25/8/2026).

Hingga saat ini, polisi masih mendalami barang bukti seperti kamera CCTV yang menampilkan tindakan pengeroyokan yang dilakukan hingga menyebabkan tewasnya korban setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

Sementara, jasad Paul juga telah diautopsi untuk memastikan penyebab kematiannya. Polisi masih menunggu hasil autopsi yang dilakukan di RSUP Prof. IGNG Ngoerah Denpasar.

Diberitakan sebelumnya, Paul Innes Dougan, dilaporkan telah dianiaya empat orang di sebuah bar di Kuta, Badung, Rabu (5/8/2026) lalu. Setelah kejadian itu, Paul tidak langsung mendapatkan perawatan, melainkan tinggal di kamar hotelnya.

Dia baru dijemput pihak rumah sakit pada Sabtu (8/8/2026). Keesokan harinya, Paul dipindahkan ke Rumah Sakit BIMC dan dirawat di sana. Kondisi Paul memburuk hingga akhirnya pria itu meninggal dunia di rumah sakit pada Kamis (20/8/2026).



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads