detikBali

4 Pengeroyok Pria Inggris hingga Tewas di Kuta Kabur ke Australia

Terpopuler Koleksi Pilihan

4 Pengeroyok Pria Inggris hingga Tewas di Kuta Kabur ke Australia


Yonata Udawananda - detikBali

Kepolisian mendatangi TKP pengeroyokan di Kuta, Kabupaten Badung.
Foto: Dok. Polda Bali
Badung -

Polisi mengantongi identitas terduga pelaku pengeroyokan terhadap WN Inggris, Paul Innes Dougan di sebuah bar di Kuta, Rabu (5/8/2026) lalu. Keempat terduga pelaku disebut berasal dari Australia.

Kesimpulan itu didapatkan usai kepolisian meminta keterangan terhadap sejumlah saksi yang terkait kejadian. Saksi tersebut meliputi keluarga korban, petugas keamanan, dan pekerja di TKP.

"Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pendalaman awal, terdapat empat orang WNA berkewarganegaraan Australia yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya dalam keterangannya pada Jumat (21/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berbekal keterangan saksi, polisi juga melakukan pendalaman melalui rekaman kamera CCTV di lokasi. Rekaman tersebut menangkap gambar pengeroyokan yang terjadi saat itu.

Ada pun keempat terduga pelaku tersebut berinisial RGG, PAM, JRM, dan TRZ yang semuanya merupakan WN Australia.

ADVERTISEMENT

Namun, keempat pelaku sudah meninggalkan Indonesia. Mereka disebut tercatat berangkat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali ke Australia pada Kamis (6/8) lalu.

"Keberangkatan keempat orang tersebut menjadi salah satu fakta yang sedang didalami penyidik," imbuh dia.

Penyidik masih melakukan pendalaman terkait terduga pelaku pengeroyokan tersebut. Pendalaman dilakukan terkait peran masing-masing pelaku saat penganiayaan terjadi. Serta juga peristiwa yang terjadi sebelum dan pasca pengeroyokan tersebut.

Selain itu, polisi masih mendalami hubungan antar pelaku dan hubungan para pelaku dengan korban.

Diberitakan sebelumnya, WN Inggris bernama Paul Innes Dougan dikeroyok oleh empat orang tak dikenal di sebuah bar di Kuta, Kabupaten Badung, Rabu (5/8/2026). Setelah sempat tinggal di hotel, Paul baru mendapat perawatan medis sejak Sabtu (8/8/2026).

Pria berpaspor Inggris itu kemudian mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit BIMC. Namun, pada Kamis (20/8/2026) kemarin, Paul dinyatakan meninggal dunia akibat pengeroyokan tersebut.



(mud/mud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads