Seorang dokter berinisial IKAAP (32) dilaporkan ke Polresta Denpasar karena diduga memukul pacarnya, NMADA (25), hingga babak belur. Penganiayaan itu disebut terjadi setelah keduanya terlibat pertengkaran pada dini hari.
Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya membenarkan pria yang dilaporkan tersebut berprofesi sebagai dokter. Kasus itu kini masih didalami Satreskrim Polresta Denpasar.
"Saat ini kasus tersebut ditangani Satreskrim Polresta Denpasar," ungkap Adi dalam keterangannya pada Kamis (13/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dugaan penganiayaan itu dilaporkan terjadi pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 02.00 Wita di Jalan Soka, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Kota Denpasar.
Pertengkaran disebut menjadi pemicu dugaan penganiayaan tersebut. IKAAP disebut marah kepada kekasihnya hingga kemudian melayangkan pukulan ke wajah NMADA.
"Terlapor melakukan pemukulan dengan menggunakan tangan kosong mengenai muka mata sebelah kiri memar," tutur Adi.
Akibat kejadian itu, korban melaporkan mengalami sejumlah luka pada tubuhnya. Luka tersebut meliputi memar pada wajah, tangan kiri, dan punggung, serta benjol pada kepalanya.
Luka-luka yang dialami korban kemudian viral melalui unggahan di media sosial Instagram. Dalam unggahan tersebut, tampak foto dan video luka-luka yang dialami korban pascapenganiayaan.
Dari unggahan itu, disebut juga adanya unsur asmara yang diduga mendasari tindakan penganiayaan yang dilakukan terlapor.
Polresta Denpasar saat ini telah meminta keterangan dari korban. Polisi juga segera melakukan pengecekan medis atau visum terhadap korban.
"Melakukan pemeriksaan terhadap terlapor, melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara terkait visum," pungkas Adi.