Mau Cari Tiket, Bule Rusia Jadi Korban Pencurian di Bandara Ngurah Rai

Sui Suadnyana - detikBali
Sabtu, 14 Mei 2022 09:53 WIB
Pelaku pencurian tas bule Rusia di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Pelaku pencurian tas bule Rusia di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (Foto: Dok. Polres Kawasan Bandara)
Badung -

Warga negara asing (WNA) berkebangsaan Rusia bernama Stanislav Karpekin (21) menjadi korban pencurian di Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai. Tas bule pria tersebut hilang saat hendak mencari tiket untuk pulang.

Beruntung polisi telah berhasil menangkap pelaku yang mencuri tas bule Rusia tersebut. Pelaku bernama Solehudin (42) asal Desa Leuwigede, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar).

"Bahwa pelaku mengakui perbuatannya melakukan pencurian tersebut. Saat ini pelaku sudah diamankan dan ditahan di Rutan Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai," kata Kasat Reskrim Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Iptu I Kadek Supendodi dalam keterangannya, Sabtu (14/5/2022).


Awalnya, Stanislav Karpekin datang ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai bersama pacarnya bernama Daria Bakaneva untuk mencari tiket pesawat perjalanan pulang ke Rusia.

Mereka datang ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Kamis (12/5/2022) sekitar pukul 11.00 WITA.

Saat itu Stanislav Karpekin membawa tas gandong warna hitam berisi Macbook, 2 laptop merek Asus, dompet, beberapa pakaian, pasport atas nama Stanislav Karpekin, charger dan perlengkapan make up serta airpod.

Tiba di sana, mereka lalu memasuki kedai kopi Starbucks di Terminal Kedatangan Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk memesan minuman. Korban lalu menaruh tas terlebih dahulu di sebuah kursi bagian belakang.

Korban kemudian memesan minuman dan kembali ke tempat menaruh tas, namun saat itu belum menyadari barang miliknya hilang. Bule Rusia yang sempat tinggal di J4 Hotel Bali Jalan Legian Nomor 47 Banjar Pengabetan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung itu baru menyadari tas miliknya hilang setelah akan beranjak keluar dari kedai sekitar pukul 13.15 WITA.

Menyadari tasnya hilang, Stanislav Karpekin kemudian menanyakan kepada penjaga kedai dan mengaku tidak melihat adanya pelaku pencurian. Penjaga kedai kemudian mengecek di rekaman closed-circuit television (CCTV).

Dari rekaman CCTV tersebut terlihat seorang laki-laki memakai baju hijau tua bertuliskan Converse, celana krem, sepatu cokelat dan mengenakan topi mengambil tas milik korban. Atas adanya rekaman CCTV tersebut, korban diantar penjaga kedai untuk membuat laporan ke Polres Kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Mendapat laporan, tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Hal itu dilakukan untuk melakukan olah TKP dan pengumpulan bahan dan keterangan.

"Dari hasil keterangan saksi saksi di TKP dan analisa rekaman CCTV penyelidikan mengarah kepada ciri-ciri pelaku yang merupakan seorang residivis pencurian di terminal internasional Bandara Ngurah Rai tahun 2016," terang Supendodi.

Berbekal informasi tersebut, tim Satreskrim Polres Kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kemudian berhasil menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti.

Pelaku diamankan di Gandha Apartment, Jalan Gunung Soputan 1A, Kamar A 108. Pelaku dan barang bukti selanjutnya dibawa ke Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Adapun sejumlah berang bukti yang berhasil diamankan polisi dari penangkapan pelaku yakni satu buah pasport Federation atas nama Stanislav Karpekin, dua buah Airpods warna putih merk Apple dan satu buah baju kaos warna hijau isi tulisan Converse Cons.

Kemudian ada pula satu buah topi warna putih ada tulisan NY, satu pasang sepatu warna coklat merk Fladeo, satu buah tas gendong warna hitam merk Obermain, satu buah celana panjang warna coklat merk BOSS serta satu buah ikat pinggang warna hitam Dimlehai.

Menurut Supendodi, pelaku mengambil laptop dan airpod bule Rusia itu karena tuntutan ekonomi. Barang curian hendak dijual oleh pelaku.

"Pelaku mengakui perbuatannya mengambil laptop dan airpod dengan cara mengambil secara diam diam di atas meja. Pelaku mengakui bahwa laptop dan airpod tersebut rencananya akan dijual, namun belum terjual airpod dan laptop masih dalam penyelidikan," ungkap Supendodi.

Sementara itu, bule Rusia tersebut bersama pacarnya telah kembali ke negaranya pada Jumat (13/5/2022). Paspor dan salah satu barang yang hilang sudah ditemukan dan diberikan kepada korban



Simak Video "Respons Turis Lokal dan Asing soal Harga Tiket Candi Borobudur"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)