Curi Uang di Pasar untuk Judi, Kakak Beradik di Buleleng Dibui

Made Wijaya Kusuma - detikBali
Rabu, 11 Mei 2022 18:40 WIB
Dua tersangka pelaku pencurian uang milik pedagang di Pasar Anyar Buleleng saat digelandang polisi di Mapolres Buleleng
Dua tersangka pelaku pencurian uang milik pedagang di Pasar Anyar Buleleng saat digelandang polisi di Mapolres Buleleng. (Foto : Made Wijaya Kusuma)
Buleleng -

Gara-gara mencuri uang untuk judi togel, dua kakak beradik di Buleleng, Bali ditangkap polisi dan dibui.

Dua tersanga itu, yakni Susanto (24) dan adiknya, Maulana (18). Dua pemuda asal Jalak Putih 1, Kelurahan Banyuasri, Buleleng itu kini diamankan aparat

Kepolisian Resor (Polres) Buleleng, usai mencuri di Pasar Anyar Singaraja, pada Sabtu (19/3/2022) sekitar pukul 05.00 WITA.


Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Hadimastika., S.I.K., M.H, mengatakan kronologi peristiwa pencurian tersebut terjadi ketika korban Cening Serimpen (67) sedang tidur di lapak jualannya.

Apesnya saat korban tertidur, tiba-tiba datang Tersangka Susanto, yang kemudian langsung mengambil tas selempang milik korban yang ditaruh di sebelah badannya.

"Jadi mereka ini datang ke pasar ini melihat ada korban itu sedang tidur dan menaruh tas di sebelah korban. Setelah melihat korban tertidur, mereka bersama-sama mengambil lalu pergi meninggalkan TKP,"jelas Hadimastika.

Selanjutnya akibat kejadian itu, uang dagangan korban senilai Rp 20 juta, sebuah hanphone merek Nokia, buku tabungan BRI dan nota belanja yang disimpan di dalam tas raib.

Atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan tindak pencurian yang dialaminya ke kantor polisi.

Singkat cerita, usai menerima laporan dan melakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi identitas tersangka dan menangkap keduanya.

Usai ditangkap, dari hasil penyidikan dan pengembangan, terungkap jika kedua tersangka saat beraksi berbagi peran.

Kata Hadimastika, Tersangka Susanto berperan mengambil tas korban yang berisi uang tunai. Sedangkan adiknya Maulana bertugas untuk mengawasi situasi sekitar dan membawa motor.

"Kedua tersangka merupakan kakak beradik, satu ada yang bawa motor dan satunya mengambil tas milik korban. Yang mengambil Susanto, korban merupakan pedagang sayur di pasar" ungkap Hadimastika

Selain itu, masih dari hasil penyidikan dan catatan Polres Buleleng, ternyata, tersangka merupakan residivis dalam kasus sama (pencurian) di tahun 2019. Sementara untuk hasil pencuriannya digunakan oleh kedua tersangka untuk bermain judi dan kebutuhan sehari-hari.

"Akibat perbuatannya, tersangka Susanto dan Maulana dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) huruf ke 4e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara" jelasnya.

Sementara saat jumpa pers, Tersangka Susanto mangaku mencuri karena terbelit hutang.

Menurutnya, uang hasil curian dia gunakan untuk membayar hutang, dan bermain judi togel.

"Saya yang mengajak adik mencuri. Uang saya gunakan untuk bayar hutang judi sama main judi togel" tukas Susanto



Simak Video "Demi Kebutuhan Idul Adha, 3 Pemuda Yogyakarta Curi 8 Ekor Kambing"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)