Warga Protes Area Sirkuit Mandalika Ditutup, ITDC Buka Suara

Ahmad Viqi - detikBali
Rabu, 27 Apr 2022 16:15 WIB
Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro.
Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro. (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)
Mataram -

Ditutupnya akses keluar masuk melewati Tunnel 2 Sirkuit Mandalika sejak awal Ramadhan lalu menuai protes warga yang masih bermukim di dua Dusun, baik di Dusun Ebunut maupun Dusun Ujung Lauk Desa Kuta Mandalika.

Pasalnya, penutupan akses keluar masuk warga dari pintu gerbang utama menuju Tunnel 1 kemudian masuk ke tunnel 2, menyulitkan akses keluar masuk di kediaman warga.

Managing Director The Mandalika PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Bram Subiandoro mengatakan pengembang kawasan The Mandalika selama ini selalu mementingkan kepentingan masyarakat.


Dalam hal ini PT ITDC telah berupaya untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat desa penyangga Sirkuit Mandalika.

Pengembangan infrastruktur kawasan ujar Bram khususnya jalan dalam kawasan telah direncanakan dan dibangun dengan memperhitungkan traffic serta alur mobilitas berdasarkan hasil studi yang komprehensif.

"Kami telah menyediakan jalan akses dalam kawasan dengan kualitas yang sangat bagus dan telah dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, termasuk warga Dusun Ebunut dan Ujung Lauk, secara bebas untuk beraktivitas sehari-hari," kata Bram.

Penutupan gerbang tunnel Sirkuit Mandalika tidak lain hanya untuk pembatasan aktivitas yang diterapkan oleh pengelola kawasan The Mandalika khusus untuk area Sirkuit Mandalika.

"Karena kami perlu menjaga kualitas sarana dan prasarana Sirkuit Mandalika," kata Bram.

Selain itu, kata Bram, sebagai sebuah aset negara dan masuk objek vital nasional, kawasan sirkuit menjadi wilayah terbatas yang wajib dijaga keamanan dan ketertibannya.

"Di dalam bulan suci ini, kami berharap agar kita semua saling menebarkan kebaikan, dan saling memberikan dukungan yang positif, khususnya bagi pengembangan The Mandalika," ujarnya.

Sebelumnya, warga yang bermukim di belakang Tikungan 9 Sirkuit Mandalika Sibawaih mengaku penutupan gerbang tunnel 2 Sirkuit Mandalika menyulitkan akses anak-anak yang masih harus pergi ke sekolah ke Desa Kuta.

Selama penutupan gerbang tunnel itu, kata Sibawaih, PT ITDC tidak pernah memberikan sosialisasi terlebih dahulu sebelum melakukan penutupan.

"Kami kesulitan. Terpaksa harus lewat jalan pinggir Pantai Seger keliling sirkuit. Apalagi kalau hujan. Pasti becek dan berlumpur," pungkas Sibawaih melalui pesan singkat, Rabu (27/4/2022) siang.



Simak Video "MGPA Buka Suara Soal Rumor Mandalika Jadi Seri Pembuka MotoGP 2023"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)