Korban Tak Lapor, Polisi Sulit Ungkap Dugaan Penculikan di Buleleng

Made Wijaya Kusuma - detikBali
Senin, 18 Apr 2022 23:01 WIB
Korban penculikan di Kubutambahan Buleleng
Korban percobaan pendulikan saat berada di Mapolsek Kubutambahan beberapa waktu lalu.(Foto: IST)
Buleleng -

Kepolisian sektor (Polsek) Kubutambahan masih mengalami kendala untuk mengungkap kasus dugaan percobaan penculikan yang dialami oleh seorang siswi berinisial SARP di Desa Kubutambahan. Hal ini lantaran belum adanya laporan dari korban dugaan percobaan penculikan kepada pihak kepolisian. Kapolsek Kubutambahan AKP Ketut Wisnaya pun membenarkan hal tersebut.

"Untuk melakukan interogasi dan pemeriksaan terhadap saksi harus didasari atas laporan dari korban, sementara untuk saat ini korban belum melaporkan kasusnya" Ujar Wisnaya saat dikonfirmasi di kantornya, Senin (18/4/2022).

Walaupun kasus ini belum dilaporkan, Kapolsek Wisnaya mengaku tetap melakukan imbauan dan sosialisasi kepada sekolah-sekolah di lingkungan kecamatan Kubutambahan melalui Bhabinkamtibmas.


Dengan cara door to door system untuk mengkoordinasikan perihal isu dugaan penculikan kepada pihak sekolah.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang sama terjadi kembali serta tentunya agar siswa lebih waspada lagi apabila bertemu dengan orang yang tidak dikenal.

"Dari pihak kepolisian khususnya sektor Kubutambahan sudah menyampaikan kepada pihak sekolah melalui Bhabinkamtibmas yang ada di masing-masing desa untuk mensosialisasikan maraknya dugaan percobaan penculikan" Tukasnya.

Kronologi

Sebelumnya diberitakan oleh Detikbali terjadi percobaan penculikan di Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Kubutambahan Buleleng, Bali.

Kasus menimpa seorang siswi SMP Negeri 1 Kubutambahan yang bernama Sang Ayu Raisya Putri (14). Dia nyaris diculik di kawasan Banjar Dinas Pasek, Desa Kubutambahan, Kamis (14/4/2022) sekitar pukul 15.30 Wita.

Diceritakan aksi percobaan penculikan itu berawal saat korban hendak pulang kerumah bersama teman-temannya.

Singkat cerita setiba di dekat Pura Meduwe Karang, korban berpisah dengan temannya.

Setelah berpisah, korban kemudian berjalan sendiri pulang. Nah saat berjalan sendiri itulah, tepatnya di sebelah timur Koramil Kubutambahan, ia didatangi oleh seorang wanita misterius. Wanita

Usai berpisah, Sang Ayu kemudian berjalan sendiri pulang. Nah saat berjalan sendiri itulah, tepatnya di sebelah timur Koramil Kubutambahan, ia didatangi seorang wanita misterius.

"Saya tidak kenal dengan ibu itu. Ibu itu Cuma bilang mau mengajak saya pulang. Ibu itu mengaku dimintai tolong oleh orang tua saya untuk jemput" Ungkapnya

Tak hanya itu, wanita itu juga mengaku kepada korban, kalau sudah mengetahui alamat rumahnya.

Namun karena tidak mengenal terduga pelaku, ajakan wanita itu langsung ditolaknya.

"Saat itu juga saya menolak karena tidak kenal. Tapi dia tetap maksa dan bahkan mengikuti saya walaupun sudah ditolak" Jelas AKP Ketut Wisnaya (15/4/2022)

Kapolsek Kubutambahan AKP Ketut Wisnaya membenarkan dengan peristiwa yang dialami korban, bahkan polisi juga telah meminta keterangan korban dan orang tua Sang Ayu.

"Kami masih telusuri terkait laporan korban. Kami masih mencari informasi tambahan, siapa tahu ada CCTV yang sempat merekam kendaraan atau plat nomornya," terang Wisnaya.(*)



Simak Video "Main ke Bali? Cobain Pemandian Terpanas di Buleleng Yuk!"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)