Pedagang hewan kurban di Denpasar mengeluhkan lesunya pembelian kambing menjelang Idul Adha 2026 yang jatuh pada, Rabu (27/5/2027). Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya permintaan hewan kurban sudah mulai ramai sejak H-6 Idul Adha.
Salah satu pedagang kambing di Jalan Ahmad Yani, Denpasar, Rezky Setiawan, mengatakan bahwa tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga: Prabowo Salurkan 28 Sapi Kurban di NTT |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih sepi. Tahun lalu H-6 atau H-5 sudah mulai ramai yang beli. Tahun ini masih sepi, mungkin karena ekonomi juga," kata Rezky saat ditemui detikBali, Rabu (21/5/2026).
Pemilik kandang O'Conk ini mengaku berjualan kambing memang mata pencaharian sehari-harinya, bukan menjadi pedagang musiman hewan kurban. Ia biasa menyetok sebanyak 70 ekor kambing dan sudah mulai berjualan satu bulan sebelum Idul Adha.
Jenis kambing yang dijual terdiri dari jenis Etawa yang didatangkan dari Gobleg, Buleleng, dan Bedugul, Tabanan. Selain pembeli dari sekitar Denpasar, Rezky juga menerima pembeli dari wilayah Uluwatu, Tabanan, hingga Gianyar.
"Yang jauh ada dari Uluwatu, Tabanan, Gianyar. Ada juga yang pelanggan tetap 8 sampai 10 orang," ujarnya.
Namun, dari 70 kambing yang disiapkan, hingga seminggu menjelang Idul Adha Rezky mengaku baru terjual 20 ekor.
"Baru kejual 20 ekor. Paling sehari 2 atau 3 ekor yang kejual," imbuhnya.
Harga kambing yang dijual Rezky beragam sesuai dengan ukuran kambingnya. Untuk kambing berukuran besar dijual dengan harga Rp 5 juta ke atas, ukuran sedang Rp 3-4 juta, dan ukuran kecil dijual dengan harga Rp 2-2,5 juta.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh pedagang hewan kurban lainnya. Karim, penjual kambing di Jalan Marzuki, Denpasar mengaku daya beli masyarakat menurun jika dibandingkan Idul Adha pada tahun-tahun sebelumnya.
Ia yang memang sehari-hari berjualan kambing, baru meraup omset sekitar Rp 15 juta untuk perayaan Idul Adha. Kondisi tersebut berneda dengan tahun-tahun sebelumnya yang sudah mulai ramai seminggu menjelang Idul Adha.
"Baru dapet sekitar Rp 15 jutaan lagi sepi di hari biasanya h-6 udah ramai," ujar Karim.
Pantauan detikbali, sejumlah kandang penjual kambing kurban terlihat terlihat berjejer di sepanjang Jalan Ahmad Yani dekat Kampung Jawa hingga Jalan Marzuki, Denpasar Utara.