Bayi kembar lahir di tenda darurat Puskesmas Lengko Ajang, Kecamatan Congkar, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (5/9/2026) pagi. Bayi berbeda jenis kelamin itu lahir sehat dan persalinan berlangsung lancar meski dilakukan di tenda darurat.
"Kembar, jenis kelamin beda," ungkap Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Manggarai Timur, Pranata Kristiani Agas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan yang disapa Ani ini mengatakan bayi perempuan lahir terlebih dahulu sekitar pukul 04.39 Wita. Berselang sekitar satu jam kemudian, giliran bayi laki-laki yang lahir.
Bayi kembar itu lahir dari rahim perempuan bernama Natalia Y Jeliman. Natalia berasal dari Kampung Ranateno, Desa Welalada, Kecamatan Sambi Rampas, Manggarai Timur. Kampung tersebut adalah salah satu wilayah terdampak parah gempa Flores. Puluhan rumah di kampung tersebut rusak berat.
Petugas kesehatan dari Puskesmas Lengko Ajang menjemput Natalia di kampung halamannya. Selama masa tanggap darurat pascagempa, petugas Puskesmas setempat menjemput ibu-ibu yang hendak melahirkan untuk bersalin di puskesmas.
"(Natalia) dijemput dari Kampung Ranateno," ujar Ani.