Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju pergerakan harga di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami deflasi sebesar 0,11 persen pada April 2026. Penurunan harga dipicu turunnya harga kelompok bahan makanan, terutama cabai rawit hingga daging ayam ras.
"Deflasi kali ini disebabkan oleh penurunan harga pada bahan makanan khususnya komoditas cabai rawit, daging ayam ras, kol putih dan udang basah. Penurunan harga ini dipengaruhi oleh tercukupinya pasokan karena sudah memasuki masa panen," kata Kepala BPS NTB, Wahyudin usai rilis di kantornya, Senin (4/5/2026).
Menurut Wahyudin, dari sisi permintaan, konsumsi masyarakat relatif menurun setelah berakhirnya bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Komoditas lain yang turut memberikan andil signifikan terhadap deflasi ialah emas perhiasan, yang mengalami penurunan harga sejalan dengan perkembangan harga emas dunia," ungkapnya.
Adapun komoditas penyumbang deflasi pada April 2026 antara lain cabai rawit 0,21 persen, daging ayam ras 0,10 persen, emas perhiasan 0,10 persen, kol putih 0,07 persen, dan udang basah 0,06 persen.
Komoditas Penyumbang Inflasi
"Di sisi lain ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Seperti angkutan udara, tarif air minum PAM, tomat, minyak goreng, serta bahan bakar rumah tangga," ujarnya.
"Kenaikan tarif angkutan udara dan bahan bakar rumah tangga non subsidi erat kaitannya dengan kondisi global yang mendorong peningkatan harga energi dunia, khususnya minyak mentah dan gas. Hal ini berdampak pada meningkatnya biaya operasional transportasi udara serta penyesuaian harga bahan bakar rumah tangga di dalam negeri," sambungnya.
Adapun komoditas penyumbang inflasi pada April 2026 antara lain angkutan udara 0,14 persen, tarif air minum PAM 0,11 persen, tomat 0,05 persen, minyak goreng 0,04 persen, air kemasan 0,04 persen, ikan layang 0,09 persen, bawang merah 0,04 persen, telepon seluler 0,05 persen, serta bahan bakar rumah tangga 0,04 persen.
(dpw/dpw)










































