detikBali
Jembrana

Sopir Ngantuk, Bus Tabrak dan Seret Motor di Jalan Denpasar-Gilimanuk

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026
Jembrana

Sopir Ngantuk, Bus Tabrak dan Seret Motor di Jalan Denpasar-Gilimanuk


I Putu Adi Budiastrawan - detikBali

Kondisi bus kecelakaan di Jalan Denpasar-Gilimanuk KM 104-105, Banjar Munduk Ranti, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (21/7/2026). (Dok Polrea Jembrana)
Foto: Kondisi bus kecelakaan di Jalan Denpasar-Gilimanuk KM 104-105, Banjar Munduk Ranti, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (21/7/2026). (Dok Polrea Jembrana)
Jembrana -

Kecelakaan lalu lintas melibatkan bus dan sepeda motor terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk KM 104-105, Banjar Munduk Ranti, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali. Insiden tersebut mengakibatkan pengendara motor mengalami luka berat.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 04.30 Wita. Kecelakaan bermula saat Bus Sakhindra Trans berplat nomor DK 7942 GB melaju dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (Denpasar).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sopir bus diduga mengantuk saat melintasi jalur tikungan tersebut. Di saat bersamaan, muncul sepeda motor Honda Vario warna putih bernomor polisi DK 2227 EK yang dikendarai I Ketut Sukedana (35) dari simpang tugu hendak menyeberang jalan.

"Sopir bus diduga mengantuk, lalu menabrak sepeda motor yang hendak menyeberang di simpang tugu," ungkap Kapolsek Melaya Kompol I Putu Suarnadi saat dikonfirmasi detikBali, Selasa (21/7/2026).

ADVERTISEMENT

Saking kerasnya benturan, bus sampai terperosok dan menyeret sepeda motor tersebut ke bahu jalan sebelah kiri hingga masuk ke pekarangan warga sekitar.

Akibat kejadian ini, pemotor bernamaI Ketut Sukedana mengalami luka berat (LB). Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Negara untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Pemotor sudah dilarikan ke RSU Negara. Kondisi sepeda motor mengalami rusak berat, sementara bus mengalami kerusakan di bagian bemper depan dan belakang. Kerugian materiil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp 10 juta," papar Suarmadi.

Pihaknya juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan memastikan kondisi diri serta kendaraan sebelum melakukan perjalanan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kami tetap mengimbau pengendara untuk selalu berhati-hati agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain," tandas Suarmadi.



(nor/nor)










Hide Ads