Menikmati masakan berbahan daging kurban menjadi momen spesial ketika Idul Adha dan Hari Tasyrik tiba. Beberapa warga bahkan bisa mendapat daging kurban yang banyak dalam waktu bersamaan.
Daging kurban tersebut biasanya diolah menjadi berbagai masakan seperti sate, tongseng, sop, dan sebagainya. Meski nikmat, mengonsumsi daging secara berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan.
Oleh karena itu, warga disarankan mengonsumsi daging dengan bijak dan tidak berlebihan. Terlebih jika daging yang dikonsumsi mengandung lemak yang tinggi.
Simak beragam risiko penyakit akibat mengonsumsi daging berlebih hingga tips menetralkan perut setelah makan daging seperti dirangkum detikBali berikut ini.
Risiko Penyakit Akibat Konsumsi Daging Berlebih
Daging hewani adalah sumber protein dan kandungan lemak yang mendorong pertumbuhan otot serta meningkatkan kekebalan tubuh. Meski begitu, mengonsumsi daging secara berlebihan berpotensi mendatangkan penyakit.
Pertama, daging tidak memiliki serat dan hal ini akan menyebabkan sembelit atau konstipasi. Walhasil, mengonsumsi daging secara berlebih akan menimbulkan masalah pencernaan karena bakteri dalam perut tidak mendapat serat yang cukup untuk mencerna makanan.
Kedua, makan daging terlalu banyak juga akan menyebabkan dehidrasi. Konsumsi daging yang mengandung protein tinggi dapat membuat tubuh kekurangan cairan. Butuh energi besar untuk mencerna protein.
Ketiga, mengonsumsi daging berlebih juga berpotensi memicu penyakit jantung. Konsumsi daging dengan lemak tinggi dapat memicu kenaikan kolesterol dalam tubuh.
Keempat, memunculkan kemungkinan terkena kanker. Daging yang dimasak dengan metode dibakar di atas arang seperti sate, menyebabkan adanya senyawa karsinogenik.
Kelima, memicu penyakit batu ginjal. Senyawa purin dalam ginjal dapat membentuk asam urat yang bisa memengaruhi kinerja ginjal.
Daging sebaiknya dikonsumsi sekitar 70 gram per hari atau 350 gram per minggu. Jika konsumsi harian lebih tinggi dari angka tersebut, sebaiknya dikurangi pada hari berikutnya.
Tips Menetralkan Perut Setelah Makan Daging
Konsumsi daging harian yang terlalu banyak sebaiknya dinetralkan dengan beberapa makanan dan minuman berikut ini.
- Buah-buahan memiliki cukup vitamin, mineral, dan serat bagi tubuh sehingga pencernaan lebih lancar. Buah seperti pepaya diyakini membantu melancarkan sembelit di pencernaan.
- Kandungan serat pada sayur juga ikut menyeimbangkan asupan dalam tubuh. Sayur dapat menjadi penetral setelah makan daging. Setidaknya Kemenkes menyarankan untuk memakan 250 gram sayuran setiap hari.
- Prebiotik seperti yoghurt, tempe, oncom adalah asupan prebiotik yang dapat membantu bakteri dalam usus untuk melancarkan pencernaan.
- Selain itu, minuman detoks juga diyakini membantu membuang racun yang menumpuk di sistem tubuh.
Nah, itulah ulasan mengenai beragam risiko penyakit akibat mengonsumsi daging berlebih hingga tips menetralkan perut setelah makan daging. Meski enak dan nikmat, sebaiknya tetap diimbangi dengan konsumsi buah dan sayur ya, detikers!
Simak Video "Video Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H dari Rooftop Kemenag DKI"
(iws/iws)