detikBali

Prabowo Ungkap Garuda Indonesia Raup Untung Setelah Puluhan Tahun Rugi

Terpopuler Koleksi Pilihan

Prabowo Ungkap Garuda Indonesia Raup Untung Setelah Puluhan Tahun Rugi


Ahmad Viqi - detikBali

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Jumat (10/7/2026).
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Jumat (10/7/2026). (Ahmad Viqi/detikBali)
Lombok Barat -

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan PT Garuda Indonesia (Persero) mulai bangkit. Perusahaan maskapai penerbangan nasional Indonesia yang berstatus sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu ditargetkan akan mendapatkan keuntungan dalam waktu dekat.

"Sekarang sudah terbukti pelan-pelan kita perbaiki. Garuda tadinya mau dijual. Saya harap sekarang sudah mulai bangkit," ujar Prabowo di Bendungan Meninting, Jumat (10/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo menargetkan pada Agustus 2026, utang yang mengikat PT Garuda Indonesia mencapai triliun itu tuntas. Bahkan, dia menargetkan, PT Garuda Indonesia akan menuai keuntungan bulan depan.

"Bulan depan sudah mulai untung dari sekian puluh tahun rugi. Pelan-pelan kita perbaiki ini semua. Kita perbaiki semua kekurangan," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Selain menyoroti pemulihan PT Garuda Indonesia, Prabowo juga mengapresiasi kerja sama lintas sektor yang berhasil membawa Indonesia mencapai swasembada pangan.

Dia mengaku jajaran TNI dan Polri di lapangan dinilai krusial dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional, seperti surplus beras dan jagung.

Menurut Prabowo, kehadiran Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia, Daya Anagata Nusantara (Danantara), disebut-sebut menjadi pilar baru kekuatan ekonomi nasional.

"Untuk pertama kali dalam sejarah, kita sekarang punya dana kedaulatan kita sendiri. Sovereign Wealth Fund, yang namanya Danantara sekarang sudah mungkin kelima terbesar di dunia," tegas dia.

Dengan aset yang terus tumbuh hingga masuk jajaran lima besar dunia, Danantara diproyeksikan mampu mendanai berbagai proyek infrastruktur strategis tanpa harus bergantung pada utang luar negeri.

"Dana ini adalah dana kekuatan ekonomi rakyat Indonesia. Kita jadikan satu. Dulu banyak yang menentang," ujarnya.

Prabowo mengakui bahwa langkah-langkah besar ini awalnya menuai banyak skeptisisme dan penolakan dari berbagai pihak. Namun, ia menekankan bahwa hasil nyata yang mulai dirasakan masyarakat saat ini menjadi bukti bahwa strategi ekonomi yang berorientasi pada kedaulatan rakyat adalah jalur yang tepat.

"Kita bisa turunkan harga pupuk, kita dalam beberapa tahun surplus beras. Terima kasih TNI Polri atas sumbangannya. Mereka bantu keras dalam swasembada pangan," tandas Prabowo.



(hsa/hsa)









Hide Ads