Presiden Prabowo Subianto bakal menutup 800 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada akhir Desember 2026. Penutupan itu terpaksa dilakukan karena BUMN dianggap menjadi sarang korupsi.
"Beberapa hari ini saya dapat laporan hasil yang kita dapatkan. BUMN-BUMN sarang korupsi. Sedikit demi sedikit mulai kita benahi," ujar Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting, di Lombok Barat, Jumat (10/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo mengaku telah mendapat laporan, beberapa BUMN selama 10 tahun merugi. Namun, sejak 18 bulan menjabat, beberapa BUMN sudah mulai memetik keuntungan.
"Waktu dilantik jadi presiden minggu pertama saya kaget. Saya tidak pernah tahu, BUMN kita lebih banyak. Perkiraan saya dari dulu. BUMN kita ya 300 maksimal 400. Begitu saya dilantik jadi presiden. Baru saya diberitahu, BUMN kita jumlahnya 1.077," ujarnya.
Tidak hanya itu, dari 1.077 BUMN yang dikelola negara, Prabowo menduga ada lagi anak perusahaannya hingga ke tingkat paling bawah.
"Jangan-jangan ada lagi anak perusahaan. Ada lagi cucu perusahaan. Ada lagi cicit perusahaan. Dan itu adalah cara mereka untuk sembunyi. Sembunyikan uang negara. Sembunyikan uang rakyat," tegasnya.
Namun, banyaknya BUMN yang tidak produktif itu, Prabowo berujar, akan segera ditertibkan. Bahkan lanjut Prabowo, hingga akhir bulan Juli 2026, ada 240 BUMN telah ditutup oleh pemerintah.
"Ada 240 tidak beres sudah kita tutup nanti akhir Juli ini. Nanti 31 Desember 2026. Akan tutup jumlahnya 800 BUMN yang tidak efisien," tegasnya. Menurutnya, gaji para direksi BUMN hingga saat ini telah mencapai overhead.
"Kita sudah bisa menghemat mendekati Rp 70 triliun. Jadi yang tidak pernah untung. Yang merugi terus kita tutup," tegas dia.
Prabowo juga menjelaskan beberapa perusahaan tadinya akan dijual ke negara asing. Bahkan, Prabowo melanjutkan, industri pertahanan mau dijual ke asing. Ada PT PAL dan PT Pindad.
"PT Dirgantara Indonesia dibunuh, mau dijual, kita bangkitkan. Sekarang kita akan bangkitkan semua perusahaan-perusahaan," katanya.
Menurut Prabowo, PT PAL saat ini sudah bisa membuat kapal-kapal perang yang hebat-hebat. Bahkan, PT PAL sudah bisa membuat kapal selam dan kapal-kapal canggih. Selain PT PAL, PT Pindad telah dapat kontrak dari Arab Saudi.
"Jadi semua senapan mesin tentara Arab Saudi akan dibangun oleh PT Pindad. Senjata kita teruji, tentara kita, angkatan darat, 13 kali juara umum di pertandingan nembak di Australia," ujarnya.
"Yang ikut tentara Australia, tentara Amerika, tentara Jepang, Vietnam, tentara negara-negara hebat. Tentara Malaysia, tentara Singapura. Tiap kali menang mereka curiga," lanjut Prabowo.
Artinya, beber Prabowo, jika prajurit Indonesia diberikan perlengkapan yang tepat, makanan yang tidak dikurangi, diberikan peluru yang cukup, dan latihan, maka tentara Indonesia selalu juara. "Tentara ini sekali lagi lambang, simbol," tandas Prabowo.