Gubernur Bali Wayan Koster ingin menggelar event olahraga tingkat internasional sebulan sekali di Pulau Dewata. Koster meyakini kegiatan berskala internasional akan berdampak terhadap kenaikan okupansi hotel dan destinasi wisata ramai dikunjungi rombongan peserta dari berbagai negara.
Hal itu diungkapkan Koster dalam sambutannya saat acara pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali di Kantor Gubernur Bali, Jumat (15/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta dilantik sebagai Ketua KONI Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kita rancang nanti Pak Wagub secara bersama-sama dengan pariwisata untuk event olahraga berkelas dunia ini," ujar Koster.
"Kita akan rancang mulai tahun depan ini secara tematik. Kalau bisa tiap bulan sekali ada," imbuhnya.
Menurut Koster, selama ini Bali hanya digunakan sebagai lokasi meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE). Padahal, dia berujar, sektor olahraga juga bisa berkontribusi untuk pariwisata Bali.
Koster menilai persiapan menghadapi ajang olahraga bertaraf internasional tersebut tidak terlalu berat karena para atlet sudah mempersiapkan dirinya sendiri. "Karena itu, event-event yang berkaitan dengan keolahragaan harus banyak kita lakukan di Bali," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Marciano Norman mendukung keinginan Koster tersebut. Marciano berjanji akan menyampaikan rencana Koster itu kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Komite Olimpiade Indonesia.
"Oleh karenanya, para ketua pengprov cabang olahraga saya minta juga terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan event-nya, dengan wasit yang baik, kemudian dengan keamanan dalam pelaksanaan pertandingan itu yang juga diutamakan. Keamanan dari para atlet yang jadi pesertanya," kata Marciano.
Petakan Cabor Potensial
Dalam kesempatan itu, Koster juga sempat meminta Ketua KONI Bali I Nyoman Giri Prasta beserta jajaran untuk memetakan cabang olahraga yang berpotensi meraih medali. Terutama menjelang ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
"Itu yang harus kita petakan. Kalau bisa sebelum tanding kita sudah tahu akan dapat medali emas, gitu. Mana yang perak, mana yang perunggu, dan mana yang di bawah," tutur Koster.
Koster mengapresiasi pengurus KONI Bali terdahulu yang mampu membawa kontingen Bali di peringkat tujuh pada PON sebelumnya. Ia meminta Giri Prasta agar menargetkan minimal lima besar untuk PON berikutnya.
"Kemarin turun ke peringkat tujuh ya di PON? Kalau bisa balik lagi ke lima. Pokoknya petakan secara ketat, mana di antara itu yang harus mendapatkan emas. Harus dapat emas, sehingga sudah bisa dihitung betul," imbuh gubernur Bali dua periode itu.
(iws/iws)