detikBali

Perempuan Karangasem Tewas Usai Lompat dari Jembatan Batang

Terpopuler Koleksi Pilihan

Perempuan Karangasem Tewas Usai Lompat dari Jembatan Batang


I Wayan Selamat Juniasa - detikBali

Polisi melakukan olah TKP bunuh diri di Jembatan Batang, Desa Labasari, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali, Rabu (29/4/2026). (Foto: Dok. Polres Karangasem)
Polisi melakukan olah TKP bunuh diri di Jembatan Batang, Desa Labasari, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali, Rabu (29/4/2026). (Foto: Dok. Polres Karangasem)
Karangasem -

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang perempuan berinisial NKRPN (27) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari Jembatan Batang, Desa Labasari, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali. NKRPN meninggal dunia dengan luka serius di kepala.

Kapolsek Abang, AKP I Komang Gede Sosiawan, mengungkapkan peristiwa bunuh diri tersebut terjadi pada Rabu (29/4) malam. Sosiawan mengatakan polisi masih mendalami motif NKRPN melakukan aksi ulah pati tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Motif masih kami selidiki, karena korban dikatakan orangnya tertutup. Orang tuanya juga belum bisa kami mintai keterangan lebih detail karena masih syok," ungkap Sosiawan, Kamis (30/4/2026).

Sosiawan mengatakan NKRPN semula pamit kepada keluarga untuk membeli es. Saat itu, NKRPN pergi bersama adiknya dengan mengendarai motor.

ADVERTISEMENT

Saat tiba di lokasi kejadian, NKRPN menghentikan sepeda motornya dan hendak meloncat dari jembatan. Upaya NKRPN itu awalnya berhasil digagalkan oleh adiknya dan langsung mengajaknya pulang dengan cara dibonceng.

Begitu sampai di depan gang rumah, NKRPN meminta adiknya untuk menghentikan motor. NKRPN lantas meminta adiknya itu untuk turun sebentar karena ada hal yang ingin dibicarakan. Namun, NKRPN justru mengambil alih motor tersebut dan bergegas meninggalkan adiknya.

Adik NKRPN kemudian memberitahu hal itu kepada ayahnya dan langsung bergegas menuju Jembatan Batang. Sampai di lokasi, mereka melihat sepeda motor terparkir di pinggir jalan dan sepasang sendal di trotoar jembatan. Saat ditengok, NKRPN sudah tergeletak di bawah jembatan.

Di tengah kepanikan, orang tua NKRPN bersama warga dan kepolisian langsung berupaya mengevakuasi perempuan itu. Menurut Sosiawan, kondisi NKRPN ketika itu sudah meninggal dunia dengan luka serius di kepala belakang serta mengeluarkan darah dari hidung dan telinga.

"Korban selama ini bekerja di Gianyar dan baru kemarin pulang kampung. Sehingga pihak keluarga cukup kaget dengan kejadian tersebut," ujar Sosiawan.

Sosiawan mengatakan keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah serta menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jasad NKRPN. Meski begitu, polisi akan tetap melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif di balik kasus bunuh diri tersebut.

(iws/iws)











Hide Ads