Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah laut Bali pada Rabu (15/3/2026) pagi ini. Getaran dirasakan cukup kuat oleh warga di Denpasar hingga Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mencatat gempa terjadi pada pukul 10.10 Wita. Adapun, pusat gempa berada di laut Bali utara dengan kedalaman 469 kilometer (km).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi gempa tercatat sekitar 122 km timur laut Pulau Saringi, 127 km timur laut Pernang, 127 km timur laut Pulau Panjang, serta 181 km timur laut Mataram.
Sebagai informasi, berikut setiap kategori skala magnitudo gempa.
2,5 atau kurang = biasanya tidak terasa, tetapi dapat direkam dengan seismograf
2,5-5,4 = sering dirasakan, tetapi hanya menyebabkan kerusakan kecil
5,5-6,0 = dapat menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan dan struktur lainnya
6,1-6,9 = dapat menyebabkan banyak kerusakan di daerah berpenduduk padat
7,0-7,9 = gempa bumi besar dengan kerusakan serius
8,0 atau lebih besar = gempa hebat. Dapat menghancurkan komunitas di dekat pusat gempa.
Gempa bumi adalah bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Hal ini karena Indonesia terletak pada pertemuan 3 lempeng tektonik yang saling bertumbukan (konvergen).
(nor/nor)










































