detikBali
Round Up

Arogansi Sopir Taksi Peras Gebby Vesta dan Bule Teman Prianya di Bali

Terpopuler Koleksi Pilihan
Round Up

Arogansi Sopir Taksi Peras Gebby Vesta dan Bule Teman Prianya di Bali


Tim detikBali - detikBali

Sopir taksi (kaus hijau) mengikuti WNA penumpangnya saat menarik uang di ATM.
Foto: Sopir taksi (kaus hijau) mengikuti WNA penumpangnya saat menarik uang di ATM. (Tangkapan layar Instagram)
Badung -

Selebgram Gebby Vesta mengaku diperas oleh seorang sopir taksi lokal saat menggunakan layanan taksi tersebut bersama seorang warga negara asing (WNA) di kawasan Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali. Gebby menyebut bule teman prianya itu sampai trauma atas dugaan pemerasan dan intimidasi sopir taksi itu.

Pengalaman buruk itu dibagikan Gebby Vesta media sosial (medsos) dan viral. Gebby pun sempat cekcok dengan sopir taksi. Gebby mengungkapkan awalnya dia hendak pulang dari sebuah restoran di kawasan Kerobokan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena aku tahu dia tadi mangkal di sana dan aku sudah pernah beberapa kali naik taksi dia sama turis, dan selalu aku mintain Rp 300 ribu ke bulenya. Jadi pas semalam aku bilang 300 ya, dan dia bilang: 'kalau bisa minta tambah ya mbak ke bulenya'," ungkap Gebby dalam unggahan video kronologi yang dibagikannya, dilihat detikBali, Senin (1/6/2026).

Sopir Taksi Ikuti Bule ke ATM

ADVERTISEMENT

Berdasarkan unggahan tersebut, peristiwa bermula saat Gebby sepakat menyewa taksi lokal seharga Rp 300 ribu hingga membatalkan pesanan angkutan online karena merasa kasihan dengan sang sopir, meski tarif di aplikasi daring hanya Rp 78 ribu. Masalah muncul ketika sang sopir ikut masuk ke dalam ruang mesin ATM saat teman Gebby hendak mengambil uang sampai membuat pria bule itu ketakutan.

"Pas masuk mobil bulenya bilang ke aku, 'Kenapa dia selalu mengikutiku? Dan dia selalu membicarakan tentang uang lebih. Kartuku hilang dan aku butuh uang tunai, bisakah aku transfer ke kamu dan kamu yang ambil uangnya?'" tutur sosok transgender alias waria itu menirukan ucapan rekannya yang panik karena kartu ATM-nya tertinggal lalu raib.

Mendengar rencana transfer itu, si sopir langsung meminta uang tambahan sebesar Rp 200 ribu lagi yang memicu teguran keras dari Gebby. Sopir angkutan bertuliskan Taxi yang tidak terima ditegur mulai melontarkan kata-kata kasar hingga memaksa Gebby dan rekannya turun.

"Aku bilang, 'Bli, kamu kan sudah dikasih Rp 300 ribu cuma dekat, sudah syukur lho'. Terus dia bilang, 'Kok mbak yang ngatur, kan bukan duit mbak, bulenya aja oke kok'. Aku bilang ke dia, 'Kalau oke, enggak mungkin dia risih sama kamu'," jelas model sekaligus DJ itu.

Di dalam minimarket, sopir tersebut tetap mengejar dan terus memaksa meminta uang tambahan hingga membuat sang bule tampak frustrasi sambil memegangi kepalanya karena merasa terintimidasi. Aksi tersebut akhirnya berhenti setelah Gebby merekam seluruh kejadian.

Saat dikonfirmasi via pesan langsung (DM) oleh detikBali, Gebby Vesta membenarkan kejadian itu pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 03.30 Wita. Ia mengaku baru pulang dari lokasi tempat makan Miss Fish di Tibubeneng, Kuta Utara.

"Kejadian Minggu dini hari itu memang seperti apa yang sudah viral. Yang bersangkutan belum meminta maaf," kata Gebby saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).

Diduga Banyak Modus Serupa

Gebby menambahkan dirinya berani memviralkan kejadian ini demi mewakili para korban lain yang mengalami modus serupa di kawasan pariwisata tersebut. Hanya saja, Bebby mengakui banyak yang takut untuk bersuara. Ia berharap aparat tegas agar peristiwa seperti ini tidak berulang.

"Banyak yang dukung aku karena sudah banyak yang ngaku mengalami. Cuma malas buat speak up, cuma aku yang berani. Itu sehabis malam minggu kami hangout di Miss Fish," pungkasnya.




(hsa/hsa)











Hide Ads
LIVE