detikBali
Badung

Masih Ada Waktu TKA 2026, Simak Tahapan dan Alur Daftarnya!

Terpopuler Koleksi Pilihan
Badung

Masih Ada Waktu TKA 2026, Simak Tahapan dan Alur Daftarnya!


Sui Suadnyana, Agus Eka - detikBali

Peserta mengikuti tes uji tulis perekrutan Pasukan Putih di GOR Johar Baru, Jakarta, Kamis (11/9/2025). Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat menyelenggarakan tes uji tulis perekrutan Petugas Penanganan Kesehatan Lapangan atau Pasukan Putih yang diikuti 388 peserta dengan kuota penerimaan sebanyak 72 orang untuk 36 puskesmas pembantu di wilayah itu. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Foto: Ilustrasi tes potensi akademik. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)
Badung -

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Badung resmi menetapkan jadwal pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026. Siswa kelas 6 sekolah dasar (SD) dan kelas 9 sekolah menengah pertama (SMP) masih bisa ikut TKA karena pendaftaran peserta masih dibuka hingga 28 Februari melalui operator sekolah masing-masing secara gratis.

"Pendaftaran kami sudah mulai dari 19 Januari sampai 28 Februari 2026 ini, jadi masih ada waktu. Untuk anak-anak SMP nanti simulasinya mulai 2 Februari, sedangkan yang SD menyusul di awal Maret," ujar Kepala Disdikpora Badung, I Gusti Made Dwipayana, Minggu (25/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah tahap pendaftaran dan simulasi, para siswa akan mengikuti gladi bersih pada 9 hingga 17 Maret 2026. Pelaksanaan ujian utama bagi jenjang SMP dijadwalkan pada 6-16 April, sementara jenjang SD berlangsung pada 20-30 April 2026.

"Ujian utamanya, kami bagi dua gelombang supaya tertata, SMP dulu di awal April baru setelah itu giliran SD sampai akhir bulan. Kalau ada siswa yang berhalangan atau sakit, jangan khawatir karena kami siapkan ujian susulan pada 11 sampai 17 Mei," kata Dwipayana.

ADVERTISEMENT

Tahapan akhir dimulai dengan pengolahan hasil ujian yang dilakukan pada 18 hingga 23 Mei 2026. Masyarakat dan wali murid dapat melihat pengumuman hasil TKA secara resmi pada 24 Mei 2026.

"Begitu ujian selesai, datanya langsung kami olah selama seminggu penuh. Rencananya hasil akhir itu akan kami umumkan serentak pada 24 Mei nanti," ucap Dwipayana.

Alur Pendaftaran

Mengenai alur pendaftaran, operator sekolah wajib melakukan verifikasi dan impor data awal sebelum mendistribusikan formulir fisik kepada murid. Orang tua atau wali murid kemudian bertugas memverifikasi identitas dan memutuskan keikutsertaan anak dalam tes tersebut.

"Orang tua kami imbau untuk mengecek lagi biodata anaknya di formulir itu, kalau sudah oke, benar, barulah serahkan kembali ke sekolah. Jangan lupa lampirkan pas foto terbaru ukuran 3 kali 4, maksimal yang diambil dalam enam bulan terakhir," jelas Dwipayana.

Sekolah selanjutnya melakukan verifikasi biodata peserta melalui aplikasi pendataan TKA untuk memastikan kesesuaian dokumen fisik. Data tersebut akan dikirim ke operator tingkat kabupaten/kota untuk diterbitkan sebagai Daftar Nominasi Sementara (DNS).

"Nanti operator kami di kabupaten akan mengeluarkan DNS itu sebagai dasar pengecekan ulang. Kami minta sekolah dan wali kelas teliti lagi melihat nama atau data di lembar itu sebelum masuk tahap final," imbuh Dwipayana.

Tahap akhir administrasi melibatkan validasi DNS di laman TKA serta penguncian data untuk menghasilkan Nomor Peserta (Nopes). Setelah Daftar Nominasi Tetap (DNT) terbit, kepala sekolah wajib menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).

"Setelah semua data terkunci dan nomor peserta keluar, kami akan bagikan Daftar Nominasi Tetap ke sekolah. Kepala sekolah harus menandatangani SPTJM bermaterai supaya kartu peserta dan akun login ujian bisa segera dicetak," beber Dwipayana.




(iws/iws)











Hide Ads
LIVE