Proses Naik Pangkat-Pensiun PNS Bakal Diringkas, Intip Bocorannya

Proses Naik Pangkat-Pensiun PNS Bakal Diringkas, Intip Bocorannya

Tim detikFinance - detikBali
Minggu, 23 Okt 2022 14:01 WIB
Jakarta-Indonesia, civil servants within the TNI AU attend the flag ceremony to commemorate the 71th anniversary of the Air Force.
Ilustrasi ASN atau PNS. (Foto: Getty Images/Yamtono_Sardi)
Bali -

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyebut berbagai layanan untuk para aparatur sipil negara (ASN) atau PNS akan diringkas. Nantinya, proses kenaikan pangkat, pindah instansi atau mutasi, hingga penetapan pensiun PNS bakal menjadi lebih sederhana.

"Perubahan proses bisnis layanan kepegawaian akan memberi manfaat ke jutaan ASN. Saya sudah berdiskusi dengan Pak Bima (Plt Kepala BKN Bima Haria Wibisana), dan kami bersama-sama BKN akan mengawal pemangkasan proses bisnis layanan kepegawaian. Kita sudah petakan, misalnya dulu ada lebih dari 10 tahap, kita ringkas kalau bisa tiga tahap saja," ujar Anas dalam keterangan tertulis, dikutip dari detikFinance, Sabtu (22/10/2022).

Anas mengatakan pemangkasan proses layanan kepegawaian tersebut diharapkan tuntas pada Desember 2022. Dengan demikian, pada Januari 2023, proses kenaikan pangkat hingga penetapan pensiun PNS bisa lebih ringkas dan cepat.


"Sehingga pada Januari 2023, sudah benar-benar baru, benar-benar ringkas dan cepat berbasis teknologi," ujar mantan kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tersebut.

Menurut Anas, penyederhanaan layanan PNS tersebut merupakan arahan Presiden Jokowi untuk mewujudkan birokrasi yang professional. Untuk memastikan kesuksesan reformasi layanan kepegawaian yang diinisiasi BKN, Anas meminta dilakukan evaluasi secara berkala.

Evaluasi tidak saja terhadap pelaksanaan quick wins BKN, tetapi juga terhadap SDM dan pejabat yang melaksanakan. Selain itu, ke depan, ia juga ingin ada target kinerja yang semakin jelas dan hasil yang terukur.

Pada kesempatan yang sama, Plt Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengungkapkan bahwa BKN secara berkala telah melakukan evaluasi kinerja dan anggaran.

"Hal ini untuk memastikan target-target kinerja yang dimandatkan kepada BKN dapat dicapai dan anggaran yang diberikan untuk dilaksanakan dapat diserap dengan baik," pungkasnya.



Simak Video "Profil Azwar Anas, Eks Bupati Banyuwangi yang Akan Jadi MenPAN-RB"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/hsa)