RSUD Bali Mandara Siapkan 72 Dokter Spesialis untuk KTT G20

RSUD Bali Mandara Siapkan 72 Dokter Spesialis untuk KTT G20

Triwidiyanti - detikBali
Kamis, 29 Sep 2022 15:34 WIB
Plt Direktur RSUD Bali Mandara dr. Ketut Suarjaya
Plt Direktur RSUD Bali Mandara dr. Ketut Suarjaya. Foto: Triwidiyanti
Denpasar -

Plt Direktur RSUD Bali Mandara dr. Ketut Suarjaya mengatakan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bali Mandara saat ini sedang mengembangkan konsep rumah sakit medical tourism. Karena itu RSUD Bali Mandara ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan menyiapkan 72 dokter spesialis untuk para delegasi KTT G20 di Nusa Dua, Bali November 2022 mendatang.

Dijelaskan Suarjaya, RSUD Bali Mandara saat ini masuk dalam daftar rumah sakit di Bali yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan dalam memberikan layanan medical tourism.

"Betul, RSBM kami bagian dari jejaring medical tourism makanya layanan unggulan seperti kanker, stroke, jantung dan ginjal itu menjadi bagian dari pengembangan kami sampai dengan tahun 2024," ungkap mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali ini di Denpasar, Kamis (29/9/2022).


Konsep medical tourism ini jelas Suarjaya merupakan sebuah rumah sakit yang mampu memberikan layanan kesehatan unggulan bertaraf internasional. Saat ini RSUD Bali Mandara sedang dalam tahap akreditasi untuk menjadi rumah sakit yang lebih baik lagi dalam hal layanan.

Suarjaya berharap yang memanfaatkan layanan medis tidak hanya turis lokal namun juga turis asing yang berkunjung ke Bali. Para turis yang datang ke Bali, diharapkan memang datang berlibur untuk kepentingan berobat. Hal inilah yang menjadi target pihaknya saat ini.

"Turis yang datang tidak hanya melulu dia datang sekedar wisata, tapi turis orang yang benar-benar ingin datang ke Bali tujuannya untuk berobat sambil berwisata," jelas Ketut Suarjaya.

Jadi RS Rujukan Delegasi KTT G20

Dan sebagai bagian dari medical tourism, RSUD Bali Mandara dilibatkan dalam menyediakan layanan khusus kesehatan. Karena rumah sakit ini katanya kini menjadi salah satu rumah sakit rujukan bagi para delegasi KTT G20.

"Termasuk dalam IGD, dan handling kepala negara," kata Ketut Suarjaya.

Selain RSUD Bali Mandara, ada RSUP Prof Ngoerah sebelumnya RSUP Sanglah, RSUD Mangusada dan Siloam juga dilibatkan. Sebanyak 72 tim dokter spesialis RSUD Bali Mandara akan dilibatkan.

Selain itu di lokasi KTT G20 katanya akan disiapkan mini ICU yang dapat menangani para delegasi jika ada yang mengalami sakit. Dengan rincian 5 dokter spesialis standby di lokasi delegasi KTT G20 dan sisanya standby di RSUD Bali Mandara.

"5 dokter spesialis yang di sana tapi sisanya kan standby di sini," ungkap pria yang baru menjabat sebagai Plt Direktur sejak Januari 2022 ini.

Sejumlah penyakit yang menahun seperti katastropik (penyakit yang membutuhkan perawatan dan penyakitnya berkepanjangan) diatensi pihaknya. Penyakit tersebut seperti diabetes, hipertensi dan ginjal.

"Termasuk penyakit yang emergency seperti jantung, stroke," tandas Ketut Suarjaya.



Simak Video "Melihat Lokasi KTT G20 yang Bakal Digelar Hari Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/hsa)