NASA Ungkap Sebaran Karbon Monoksida di Langit Indonesia, Ini Dampaknya bagi Tubuh

Nasional

NASA Ungkap Sebaran Karbon Monoksida di Langit Indonesia, Ini Dampaknya bagi Tubuh

Nikita Rosa - detikSumut
Selasa, 20 Okt 2026 09:00 WIB
Peta NASA Tingkat Karbon Monoksida
Foto: NASA
Jakarta -

Citra satelit NASA's Eyes on the Earth memperlihatkan persebaran gas karbon monoksida (CO) di atmosfer Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua. Lantas, apa saja dampak paparan gas karbon monoksida terhadap kesehatan tubuh?

Karbon monoksida merupakan gas yang tidak memiliki warna maupun bau. Gas ini dihasilkan dari proses pembakaran yang tidak sempurna. Sumbernya antara lain kebakaran hutan dan lahan (karhutla), emisi kendaraan bermotor, serta aktivitas industri.

Tak hanya itu, karbon monoksida juga bisa berasal dari sejumlah sumber di lingkungan sekitar, seperti penggunaan pemanas ruangan berbahan bakar minyak tanah, cerobong asap, hingga kompor gas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dampak Karbon Monoksida terhadap Tubuh

Mengutip informasi dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), paparan gas karbon monoksida dapat memicu sejumlah gejala, di antaranya:

1. Sakit kepala

ADVERTISEMENT

2. Pusing

3. Sesak nafas

4. Mata berair

5. Tekanan darah tinggi

Jika menghirup karbon monoksida secara terus menerus, seseorang akan muncul penyakit yang berkaitan dengan jantung seperti:

1. Jantung koroner

2. Serangan jantung

3. Penyakit kardiovaskuler lainnya

Artikel ini sudah tayang di detikEdu, baca selengkapnya di sini.



(afb/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads