Makan Malam Bikin Naik Berat Badan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Makan Malam Bikin Naik Berat Badan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Muhammad Fikri Haikal Saragih - detikSumut
Senin, 12 Okt 2026 22:39 WIB
Benarkah Makan di Atas Pukul 7 Malam Bikin Gemuk? Ini Penjelasannya
Foto: Ilustrasi iStock
Medan -

Makan pada malam hari sudah menjadi kebiasaan bagi kebanyakan orang. Namun, waktu makan ternyata juga dapat berperan terhadap naik turunnya berat badan, selain jumlah kalori dan jenis makanannya.

Sejumlah penelitian menemukan bahwa makan lebih larut berkaitan dengan perubahan rasa lapar, metabolisme, dan pengaturan berat badan. Lantas, bagaimana waktu makan malam dapat memengaruhi tubuh?

Pengaruh Waktu Makan Malam ke Berat Badan

Tubuh manusia memiliki ritme sirkadian, yaitu siklus alami sekitar 24 jam yang membantu mengatur berbagai proses tubuh, termasuk tidur dan metabolisme. Karena ritme ini berubah sepanjang hari, kemampuan tubuh mengolah makanan juga dapat dipengaruhi oleh waktu makan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penelitian yang dilakukan Davis dkk. (2022) menjelaskan waktu makan dapat berkaitan dengan risiko kenaikan berat badan dan obesitas. Hal ini karena tubuh memiliki jam biologis yang mengatur berbagai proses, termasuk metabolisme. Makan pada waktu yang tidak sesuai dengan ritme alami tubuh dapat memengaruhi cara tubuh mengolah makanan.

Salah satunya berkaitan dengan energi yang digunakan tubuh untuk mencerna makanan, atau disebut efek termik makanan. Proses ini cenderung menggunakan lebih banyak energi pada pagi hari dibandingkan malam hari. Artinya, waktu makan dapat memengaruhi jumlah energi yang digunakan tubuh untuk mengolah makanan.

ADVERTISEMENT

Waktu makan juga berhubungan dengan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Perubahan hormon tersebut dapat memengaruhi nafsu makan serta kecenderungan seseorang untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah lebih banyak.

Dikutip dari Harvard Health Publishing, Profesor di Harvard Medical School, Anthony L. Komaroff, mengatakan makan larut malam dapat meningkatkan rasa lapar.

"Makan saat larut malam sangat meningkatkan rasa lapar, menurunkan kadar hormon penekan nafsu makan (leptin), meningkatkan jumlah lemak yang disimpan, dan menurunkan jumlah lemak yang dibakar, selama 24 jam," tulis Anthony.

Sementara itu, penelitian yang dilakukan Liu dkk. (2024) menemukan bahwa mengatur waktu makan dinilai dapat membantu menurunkan berat badan. Salah satu strategi yang diteliti adalah mengonsumsi lebih banyak kalori pada pagi dan siang hari dibandingkan pada malam hari.

Perlukah Menghindari Makan Malam?

Makan malam tidak berarti buruk dan tidak harus dihindari sepenuhnya. Tubuh tetap membutuhkan energi dan zat gizi yang cukup untuk menjalankan aktivitas serta mendukung fungsi organ.

Hal yang dapat diperhatikan adalah jadwal dan porsi makan. Sebagian kebutuhan energi dapat dipenuhi lebih awal pada siang atau sore hari, sehingga konsumsi makanan dalam porsi besar menjelang waktu tidur dapat dikurangi.

Menjaga jadwal makan yang teratur juga dapat membantu membangun pola makan yang lebih konsisten. Selain itu, memilih makanan bergizi seimbang dan menyesuaikan porsi dengan kebutuhan energi harian tetap menjadi bagian penting dalam pengelolaan berat badan.

Mengatur waktu makan dapat menjadi salah satu langkah untuk mendukung pengelolaan berat badan tanpa harus menghilangkan makan malam dari rutinitas.

Artikel ditulis Muhammad Fikri Haikal Saragih, peserta Maganghub Kemnaker di detikcom

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Jokowi, SBY hingga Jusuf Kalla Penuhi Undangan Prabowo di Istana"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads