Vitamin C merupakan salah satu nutrisi penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan produksi kolagen. Namun, bila dikonsumsi secara berlebihan bisa menimbulkan efek samping pada tubuh.
Dilansir detikHealth, vitamin C secara umum memiliki toksisitas rendah. Artinya, bila kelebihan asupan jarang ditemukan sampai mengancam jiwa. Namun, jika dikonsumsi berlebihan secara terus-menerus, maka tetap perlu mewaspadai dampaknya.
Adapun efek samping yang paling sering muncul yakni gangguan pencernaan, seperti mual, diare, kembung, hingga kram perut. Selain itu, ada sejumlah risiko lain yang bisa terjadi:
1. Meningkatkan Penyerapan Zat Besi dari Makanan Nabati
Umumnya bagi orang sehat tidak menjadi masalah. Akan tetapi, pada orang dengan kondisi hemokromatosis atau kelebihan zat besi dalam tubuh, asupan vitamin C tinggi bisa memperburuk penumpukan zat besi dan memicu kerusakan jaringan.
2. Peningkatan Risiko Batu Ginjal
Sebagian vitamin C akan dimetabolisme tubuh menjadi oksalat, senyawa yang berkaitan dengan pembentukan batu ginjal. Meski tidak selalu menyebabkan batu ginjal, risiko bisa meningkat jika konsumsi dosis tinggi dilakukan secara rutin.
3. Risiko Kerusakan Oksidatif
Sejumlah penelitian juga menyoroti konsumsi suplemen vitamin C dosis tinggi bisa berisiko mengakibatkan kerusakan oksidatif. Tetapi, temuan ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Simak Video "Video: Masuk Usia 25+, Kenapa Kulit Mulai Berubah?"
(mjy/mjy)