Rodri sempat mengalami cedera ACL pada 2024 yang membuat performanya menurun. Namun Pep Guardiola meramalkan bahwa sang gelandang akan tampil gemilang di Piala Dunia 2026 dan itu kini menjadi kenyataan.
Timnas Spanyol berhasil menjadi juara Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 ada Senin (20/7) pukul 02.00 WIB di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat.
Rodri menjadi salah satu sosok paling berpengaruh dalam perjalanan La Furia Roja sepanjang turnamen. Gelandang bertahan itu juga meraih golden ball karena penampilannya dalam ajang empat tahunan tersebut. Kapten timnas Spanyol itu memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan lini tengah sekaligus mengatur ritme permainan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rodri sebelumnya meraih penghargaan Ballon d'Or 2024. Namun setelah itu, gelandang Manchester City tersebut diterpa cedera ACL dan hamstring yang membuat performanya merosot.
Selama dua musim berikutnya, Rodri kesulitan kembali ke level terbaiknya. Situasi itu memunculkan perdebatan mengenai kelayakannya sebagai peraih Ballon d'Or, karena banyak pihak menilai ia tidak pantas memenangkan penghargaan bergengsi tersebut.
Pada 2025, manajer Manchester City Pep Guardiola tetap memberikan dukungan penuh kepada anak asuhnya. Ia bahkan meyakini Rodri baru akan benar-benar kembali ke performa terbaiknya saat tampil di Piala Dunia 2026.
"Kalian bertanya kapan Rodri kembali ke bentuk terbaik? Dia akan melakukannya pada Piala Dunia 2026," tegas Guardiola dilansir detikSport dari Sky Sports.
"Rodri adalah pemain yang luar biasa, tapi tidak ada pemain yang bisa tampil hebat lagi setelah cedera enam sampai delapan bulan. Maka nanti tunggu tahun depan (Piala Dunia 2026-red), Anda akan melihatnya," tambahnya.
Prediksi Guardiola pun terbukti. Rodri tampil luar biasa sepanjang Piala Dunia 2026 dan menjadi salah satu motor permainan Spanyol. Tidak hanya membawa Spanyol jadi juara Piala Dunia tapi juga meraih golden ball.
