Menjaga fokus dan konsentrasi tak selalu harus bergantung pada suplemen atau minuman energi. Faktanya, ada sejumlah makanan sehari-hari yang mudah ditemukan dan justru memiliki manfaat besar untuk membantu kinerja otak tetap optimal.
Dengan memilih asupan yang tepat, Anda bisa meningkatkan daya ingat, fokus, hingga produktivitas dalam beraktivitas. Lima makanan sederhana ini bisa menjadi pilihan praktis untuk menunjang konsentrasi sepanjang hari.
Dikutip detikFood dari Food Bible, seorang ahli gizi yang fokus pada fungsi otak, James menyarankan mengonsumsi lima jenis makanan ini untuk mempertajam fungsi otak. Apa saja itu, berikut ulasannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makanan yang Bisa Tingkatkan Konsentrasi
1. Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kale sangat kaya nutrisi. Kandungan vitamin dan antioksidannya baik untuk otak.
Di dalamnya terdapat lutein, folat, beta-karoten, dan vitamin K. Nutrisi ini berperan dalam memperlambat penurunan kognitif.
"Saya tidak bisa cukup menekankan pentingnya sayuran hijau. Ini wajib ada dalam menu harian," lanjut James.
2. Buah Beri
Buah beri dikenal kaya antioksidan yang baik untuk tubuh. Kandungan ini membantu melawan radikal bebas.
Selain itu, beri juga mengandung flavonoid, jenis antioksidan yang baik untuk otak. Senyawa ini dikaitkan dengan peningkatan daya ingat.
Rutin konsumsi buah beri dapat bantu menjaga kesehatan otak. Sekaligus melindungi sel dari kerusakan.
3. Teh
Teh mengandung kafein dalam jumlah lebih ringan dibanding kopi. Kandungan ini tetap bisa bantu meningkatkan fokus.
Kafein diketahui berperan dalam meningkatkan suasana hati dan kewaspadaan. Efeknya juga membantu daya ingat.
James mengatakan, "Sebaiknya hindari minum kopi setelah pukul 14.00. Jika cemas, batasi maksimal dua cangkir per hari."
4. Ikan Berlemak
Ikan berlemak, seperti salmon, sarden, hingga makarel kaya akan asam lemak omega-3. Nutrisi ini dikenal penting untuk kesehatan otak.
Omega-3 dapat membantu mengurangi penumpukan beta amyloid di otak. Senyawa ini sering dikaitkan dengan Alzheimer.
"Usahakan makan ikan setidaknya tiga porsi per minggu," ujar James. "Jika tidak suka, bisa diganti biji rami, alpukat, atau suplemen."
5. Walnut
Walnut mengandung ALA atau asam alfa-linolenat, salah satu jenis asam lemak omega-3 yang baik untuk otak. Nutrisi ini berperan dalam meningkatkan fungsi kognitif.
Beberapa studi menunjukkan walnut bantu meningkatkan hasil tes daya ingat. Selain itu, juga baik untuk kesehatan jantung.
Konsumsi walnut juga dikaitkan dengan penurunan tekanan darah. Efek ini penting untuk menjaga aliran darah ke otak.
Simak Video "Video: Saat Kopi Jadi Tren, Masih Adakah Masa Depan Teh Jawa Barat?"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
