Pembina pramuka SMP Negeri di Palembang, Sumatera Selatan, berinisial H (24) diduga mencabuli delapan siswanya. Aksi bejat pelaku sudah dilakukannya sejak lima tahun lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, detikSumbagsel dugaan tindakan asusila tersebut terungkap usai polisi menelusuri video asusila yang diduga dijual pelaku.
Pelaku sudah melakukan perbuatan tersebut sejak tahun 2021, korban merupakan anak-anak SMP Negeri di Palembang yang sedang latihan ekskul pramuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang orang tua siswa inisial I membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menceritakan baru mengetahui anaknya menjadi korban pelecehan dari pihak kepolisian.
"Ya Kamis (8/10) kemarin, polisi datang ke rumah menanyakan anak kami dan menunjukkan video bahwa anak kami jadi korban pelecehan oleh pembina pramuka lima tahun lalu, kami sangat kaget Pak," katanya kepada wartawan, Jumat (9/10/2026).
Dia mengatakan selain anaknya, ada tujuh lagi korban yang diduga dicabuli oleh pelaku.
"Saat kami ke Polda, ternyata ada tujuh korban lainnya yang menjadi korban pelaku," ungkapnya.
Diduga modus yang digunakan pelaku memanfaatkan posisinya sebagai pembina kegiatan ekstrakurikuler untuk mendekati para korban, baik saat kegiatan pramuka berlangsung maupun di luar jam sekolah.
Pihak keluarga korban telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian setempat untuk diproses secara hukum.
Saat ini, aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam, mengumpulkan bukti-bukti, serta menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi, korban, dan terduga pelaku.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya mengatakan pelaku telah diamankan anggota Unit I di Direktorat Reserse PPA& PPO Polda Sumsel.
"Benar, pelaku diamankan unit PPA dan PPO Polda Sumsel," katanya kepada detikSumbagsel, Jumat.
