WNA Inggris Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Lampung, Polisi Selidiki

Lampung

WNA Inggris Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Lampung, Polisi Selidiki

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Rabu, 02 Sep 2026 17:21 WIB
Ilustrasi
Foto: Ilustrasi mayat (Dok.Detikcom)
Bandar Lampung -

Seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris ditemukan meninggal dunia di kamar Hotel Radisson Lampung, Kota Bandar Lampung. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian pria tersebut.

Korban diketahui bernama Gareth John Marks (53). Ia ditemukan meninggal dunia di kamar hotel pada Selasa (1/9/2026) sore.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Herbin Sianipar mengatakan korban diketahui menginap di hotel tersebut sejak 26 Agustus 2026. Pada Selasa pukul 14.30 WIB, pihak perusahaan tempat korban bekerja menghubungi hotel setelah korban tidak dapat dihubungi melalui telepon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah karyawan hotel kemudian mendatangi kamar korban di lantai 10. Mereka mengetuk pintu beberapa kali, namun tidak mendapat respons.

Pihak hotel lalu mencoba membuka pintu menggunakan kunci master. Namun, pintu kamar dalam kondisi terkunci dari dalam sehingga teknisi hotel diminta membantu membuka pintu.

ADVERTISEMENT

"Setelah pintu kamar berhasil dibuka, pihak hotel menemukan korban dalam posisi terlentang di atas tempat tidur dengan kondisi berselimut hingga bagian dada dan kedua tangan berada di atas dada," ujar Gigih.

Pihak hotel kemudian menghubungi ambulans dan kepolisian serta meminta bantuan medis. Korban dibawa ke RS Belleza Lampung.

"Korban dibawa ke RS Belleza Lampung dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.45 WIB," ungkapnya.

Herbin menjelaskan pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal dengan meminta keterangan sejumlah saksi dan mengecek rekaman CCTV.

Berdasarkan rekaman CCTV, korban diketahui masuk ke kamar hotel seorang diri sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.

"Korban ini adalah warga negara Inggris. Kami sudah meminta keterangan saksi-saksi, kalau tidak salah sebanyak lima orang saksi, dan juga sudah melakukan pemeriksaan CCTV," kata Herbin.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan dengan metode scientific investigation untuk memastikan penyebab kematian korban.

Penyidik juga masih menunggu hasil autopsi sebelum menyimpulkan penyebab kematian WNA tersebut.

"Setelah seluruh proses autopsi, baru nanti kami bisa simpulkan penyebab kematiannya. Kami tunggu hasilnya dan nanti akan kami sampaikan," pungkas Herbin.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads