Bandara Silampari Lubuklinggau, Sumatera Selatan, kembali menjadi sasaran pencurian. Sejumlah trafo dan kabel di area bandara dilaporkan hilang dalam beberapa kejadian sepanjang Agustus 2026.
Pencurian tersebut terjadi di sekitar lintasan pendaratan pesawat Bandara Silampari, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
Diketahui sebelumnya polisi telah menangkap dua tersangka pencurian kabel dan sejumlah peralatan di kawasan Bandara Silampari, yakni MS (35) dan A (36) pada Jumat (7/8/2026). Keduanya disebut beraksi bersama seorang rekannya berinisial H yang hingga kini masih buron.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kasus sebelumnya, para tersangka mencuri kabel di sekitar pinggir runway 02 serta trafo yang berada di dalam boks yang ditanam di lokasi. Akibat aksi tersebut, total kerugian ditaksir mencapai Rp 159,54 juta.
Setelah pengungkapan kasus tersebut, Bandara Silampari Lubuklinggau kembali kebobolan. Diketahui pencurian pertama terjadi pada Senin (10/8/2026) dimana ada puluhan trafo hilang dicuri. Kemudian pada Jumat (14/8/2026), beberapa kabel sekunder juga hilang. Pencurian kembali terjadi pada Minggu (23/8/2026) dimana puluhan trafo kembali hilang dicuri.
Semua barang yang telah dicuri tersebut merupakan sistem penerangan lapangan terbang di Bandara Silampari Lubuklinggau.
Kapolsek Lubuklinggau Timur Iptu Jumar Bolivar membenarkan adanya laporan terkait pencurian tersebut. Ia mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan.
"Benar, pihak bandara sudah membuat laporan terkait kasus pencurian di bandara baru-baru ini. Saat ini anggota sudah melakukan olah TKP dan kami masih melakukan penyelidikan," katanya, Rabu (2/9/2026).
Jumar mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah pencurian terbaru tersebut dilakukan oleh kelompok yang sama dengan dua tersangka yang telah ditangkap sebelumnya.
"Kita belum bisa memastikan apakah pelaku yang baru ini masih kelompok dari dua tersangka yang sudah ditangkap sebelumnya. Kita masih melakukan penyelidikan," ujarnya.
Sementara itu, pihak Bandara Silampari Lubuklinggau belum memberikan tanggapan terkait peristiwa pencurian fasilitas tersebut.
