Dua pekerja seks komersial (PSK) di Bandar Lampung, Lampung, dianiaya orang tak dikenal (OTK) hingga menyebabkan satu di antaranya tewas. Dari keterangan, sebelum kejadian, mereka meneriam dua orang pria diduga tamu.
Warga sekitar berinisial YN mengatakan korban tewas berinisial NM (41), merupakan mami, sementara korban selamat berinisial DA (41) merupakan karyawannya.
"Tadi malam (Selasa) itu ada dua orang pria yang datang, tamu atau pelanggan mereka. Jadi sebelum peristiwa itu mereka ini terima tamu dua orang itu," katanya, Selasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah menjelang subuh itu, tiba-tiba si NM ini teriak keluar minta tolong. Tapi sudah ditusuk pisau, jadi di lehernya itu sudah luka, banyak darah. Nggak lama jatuh, kalau yang satunya itu luka di wajah sama tangan, tapi nggak mati," sambungnya.
Terkait penyebab penganiayaan hingga menyebabkan NM tewas, YN mengaku tidak mengetahuinya. Kata dia, usai peristiwa tersebut, dua orang pria yang belum diketahui identitasnya ini melarikan diri.
"Nggak tahu ributnya karena apa, ntah mabuk atau yang lainnya. Tahu-tahu sudah diserang aja, kami, langsung panggil Pak RT untuk hubungi polisi," ujarnya.
Sebelumnya, dua PSK di Bandar Lampung diserang dengan senjata tajam oleh OTK. Satu di antaranya tewas.
Peristiwa ini terjadi di sebuah rumah di Pemandangan, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung pada Selasa (31/3/2026) dinihari.
Adapun identitas korban tewas berinisial NR (41) warga Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran, Lampung.
Sementara DA (41) warga Perumnas Way Halim, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka bacokan di tangan hingga wajahnya.
Polisi saat ini masih mendalami kasus tersebut dengan melakukan olah TKP hingga mencari petunjuk di lokasi kejadian.
