BI Sumsel Gelar Penukaran Uang di 110 Titik, Per Orang Maksimal Rp 5,3 Juta

Sumatera Selatan

BI Sumsel Gelar Penukaran Uang di 110 Titik, Per Orang Maksimal Rp 5,3 Juta

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Kamis, 19 Feb 2026 20:40 WIB
Bank Indonesia menyediakan penukaran uang pecahan kecil jelang Lebaran.
Foto: Bank Indonesia menyediakan penukaran uang pecahan kecil jelang Lebaran. (Dok. Istimewa)
Palembang -

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan resmi menyiapkan penukaran uang pecahan kecil menyambut Ramadan dan IdulFitri 1447 H. Diprediksi pada tahun ini, kebutuhan uang tunai di wilayah Sumsel meningkat menjadi Rp 5,6 triliun, dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 3,9 triliun.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Bambang Pramono mengatakan kebutuhan uang tunai di Sumatera Selatan pada periode Ramadan dan Idulfitri tahun 2026 diperkirakan meningkat signifikan. Hal ini ini sejalan dengan menguatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, terutama pada sektor konsumsi rumah tangga, perdagangan ritel, serta tradisi berbagi dan penarikan uang tunai menjelang Hari Raya Idulfitri.

"Di tahun ini kebutuhan uang tunai meningkat menjadi Rp 5,6 triliun, dibandingkan tahun 2025 yang sebesar Rp 3,9 triliun. Momentum ini sekaligus menunjukkan optimisme terhadap kinerja perekonomian Sumatera Selatan yang tetap tumbuh positif," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang menyebut pihaknya bersama perbankan dan mitra strategis menyelenggarakan berbagai skema layanan kas dan penukaran uang di loket perbankan. Ada 110 titik layanan di Palembang dan sejumlah kabupaten/kota di Sumsel," katanya.

Adapun 110 titik layanan tersebut dengan kapasitas masing-masing 100 orang penukar pada tanggal 19 Februari, 26 Februari, 5 Maret, dan 12 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

"Layanan ini merupakan wujud sinergi dengan industri perbankan untuk memudahkan akses masyarakat terhadap uang pecahan kecil," ujarnya.

BI juga ada program BI Peduli Mudik yang menghadirkan layanan kas keliling di berbagai jalur mudik utama, antara lain Stasiun Kertapati pada 25 Februari dan 3 Maret 2026, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II pada 26 Februari 2026, Rest Area Tol Palembang-Lampung pada 26 Februari dan 5 Maret 2026, serta Pelabuhan Boom Baru pada 24 Februari dan 4 Maret 2026.

Di samping itu, Bank Indonesia juga menyediakan layanan penukaran di Masjid Agung pada 4 Maret 2026, di pasar tradisional (Pasar Plaju pada 23 Februari dan Pasar Sako pada 25 Februari 2026), serta di Mall PTC pada 5 Maret 2026.

"Layanan Kas Keliling (Kaskel) Terpadu sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi dengan perbankan di wilayah Sumsel," ujarnya.

Kegiatan ini akan melibatkan lima bank dan menyediakan layanan penukaran bagi sekitar 1.000 orang per hari selama empat hari berturut-turut pada 9 s.d. 12 Maret 2026. Selain itu, Bank Indonesia juga tetap menyediakan layanan kas keliling kepada Mitra Kerja Strategis (Mikestra) dan sejumlah instansi di Sumsel.

Untuk memberikan layanan yang lebih tertib dan terukur, masyarakat dapat melakukan penukaran uang melalui aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) dengan maksimal penukaran sebesar Rp 5.300.000 per orang.

Batas maksimal tersebut terdiri atas pecahan Rp 50.000 sebesar Rp 2.500.000, Rp 20.000 sebesar Rp 1.000.000, Rp 10.000 sebesar Rp1.000.000, Rp 5.000 sebesar Rp 500.000, Rp 2.000 sebesar Rp 200.000, dan Rp 1.000 sebesar Rp 100.000.

Pemesanan jadwal dan lokasi penukaran dilakukan secara daring melalui laman https://pintar.bi.go.id sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan dengan lebih mudah, nyaman, dan aman.

Selain itu, BI juga kembali menggelar program Susur Sungai Musi (SSM) yang akan dilaksanakan pada 2-4 Maret 2026 sebagai bentuk kolaborasi dengan Pangkalan TNI AL Palembang untuk menjangkau daerah-daerah blind spot.

"Selain penukaran uang, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah serta pemanfaatan pembayaran nontunai agar masyarakat di wilayah terpencil tetap memahami dan mampu melakukan transaksi pembayaran dengan baik," tuturnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads