Pemprov Sumsel Dukung Infrastruktur Kelistrikan Tambak Udang di OKI

Sumatera Selatan

Pemprov Sumsel Dukung Infrastruktur Kelistrikan Tambak Udang di OKI

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Rabu, 18 Feb 2026 13:00 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan panen udang vaname di OKI.
Foto: Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan panen udang vaname di OKI. (Dok. Humas Pemprov Sumsel)
OKI -

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meninjau panen udang vaname di sentra produksi Ogan Komering Ilir (OKI). Dalam kunjungannya, Deru membawa dukungan infrastruktur kelistrikan dan kincir air.

Selain itu, akan ada investasi sekitar Rp 13 miliar hingga Rp 15 miliar guna melengkapi kebutuhan kelistrikan di kawasan tersebut.

"Hari ini sudah dibawa tiga unit trafo. Dukungan ini diharapkan dapat menunjang penerangan sekaligus meningkatkan produktivitas tambak udang masyarakat," ujarnya, Selasa (17/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia berharap, dukungan itu dapat meningkatkan produktivitas tambak udang di wilayah Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang. Saat ini, sentra itu baru mampu menghasilkan 15 ribu ton udang per tahun.

Selain itu, Deru juga mendorong agar udang Sumsel diekspor. Hal itu seiring dengan program Go Export yang telah dicanangkan pemprov beberapa pekan lalu.

ADVERTISEMENT

Program ini bertujuan agar transaksi ekspor tercatat di Sumsel sehingga memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah. Selama ini, ekspor komoditas unggulan seperti kopi, batu bara, gas, dan perikanan masih banyak dilakukan melalui pelabuhan di provinsi tetangga.

Sehingga, rencana Sumsel mempersiapkan Pelabuhan Tanjung Carat sebagai pelabuhan samudera akan membuat pencatatan administrasi ekspor masuk ke Sumsel. Hal itu sekaligus agar dana bagi hasil dapat kembali ke daerah.

Deru juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan tambak, kemudian proses penyimpanan, serta standar higienitas produksi agar kualitas udang tetap terjamin.

"Kita berharap harga komoditas ini tetap stabil dan memiliki daya saing di pasar, " katanya.

Dinas terkait dimintanya rutin melakukan pengawasan dan pengecekan kualitas guna memastikan keberlanjutan usaha masyarakat.

Sementara itu, Bupati OKI Muchendi Mahzareki mengatakan, bantuan peralatan dan penguatan infrastruktur kelistrikan menjadi solusi konkret dalam menjawab kebutuhan petambak udang.

Dia juga menyebut dukungan kelistrikan sangat berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads