Patroli Udara, Satgas Temukan Tiga Titik Karhutla di TN Berbak Sembilang

Jambi

Patroli Udara, Satgas Temukan Tiga Titik Karhutla di TN Berbak Sembilang

Dimas Sanjaya - detikSumbagsel
Jumat, 23 Okt 2026 06:30 WIB
Petugas memantau dan memadamkan api karhutla di TN Berbak Sembilang, Jambi
Foto: Petugas memantau dan memadamkan api karhutla di TN Berbak Sembilang, Jambi (Dok. Polda Jambi)
Tanjabtim -

Satgas Karhutla terus berupaya memadamkan titik api kebakaran hutan gambut di Taman Nasional Berbak dan Sembilang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Saat patroli udara, petugas menemukan tiga api.

Patroli dan pemantauan dilakukan rombongan Gubernur Jambi Al Haris, Wakapolda Jambi Brigjen K. Yani Sudarto, dan Danrem 042/Gapu Birgjen TNI Nyamin, Kamis (22/10/2026). Peninjauan dilaksanakan dengan dukungan patroli udara menggunakan helikopter TNI AD MI-17V5.

"Berdasarkan hasil patroli udara, ditemukan tiga titik firespot atau titik api, yakni dua titik di wilayah Labuhan Pering dan satu titik di kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang," kata Kabid Humas Polda Jambi Kombes Erlan Munaji, Kamis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Temuan tersebut menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti oleh petugas sesuai kondisi dan kebutuhan penanganan di lapangan. Selanjutnya, helikopter juga melaksanakan pergeseran personel dan peralatan dari Desa Labuhan Pering menuju Kecamatan Sadu dengan pendaratan di lapangan setempat.

Dukungan transportasi udara ini dilakukan untuk membantu mobilisasi personel dan peralatan dalam rangka penanganan karhutla di wilayah Provinsi Jambi.

ADVERTISEMENT

"Peninjauan langsung ini penting untuk mengetahui kondisi faktual di lapangan, mengidentifikasi titik api, dan memastikan langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, serta terkoordinasi," ujar Erlan.

Erlan menegaskan bahwa dukungan patroli udara, mobilisasi personel, dan peralatan merupakan bagian dari kesiapsiagaan bersama dalam mengantisipasi perkembangan karhutla, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan operasional melalui jalur udara.

"Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran. Apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditindaklanjuti. Pencegahan karhutla membutuhkan komitmen dan kerja sama semua pihak demi melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan," tambahnya.

Penguatan personel pemadaman karhutla di TN Berbak Sembilang ini dilakukan seluruh perwakilan instansi. Manggala Agni menerjukan 104 personelnya dari Daops Kota Jambi, Bukit Tempurung, Muara Tebo, Pekanbaru, dan Daops Dumai, untuk pemadaman di Tahura Orang Kayo Hitam dan TN Berbak Sembilang.

Menurut data rekepitulasi Satgas Karhutla Jambi, per Rabu (21/10/2026), total luas lahan terbakar mencapai 4.946,75 hektare. Rinciannya mulai dari Kabupaten Batang Hari 1.470 hektare, Muaro Jambi 620 hektare, Tebo 403 hektare, Bungo 86 hektare, Sarolangun 958 hektare, Merangin 56 hektare, Tanjung Jabung Timur 659 hektare, Tanjung Jabung Barat 674 hektare, dan Kota Jambi 10 hektare.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads