Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menyiagakan layanan kesehatan di rumah sakit negeri maupun swasta untuk mengantisipasi meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) imbas kualitas udara yang buruk. Pemkot juga menyiapkan ambulans hingga kendaraan kecil yang dapat menjangkau permukiman di lorong-lorong.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap bisa segera mendapatkan penanganan medis.
"Makanya setelah kami antisipasi kaitan dengan ISPA ini, di seluruh rumah sakit swasta maupun rumah sakit negeri, kita standby-kan semua, bahkan kita jemput bola, kita siapkan mobil ambulan, kita siapkan mobil juga mobil kecil yang bisa masuk ke lorong-lorong kalau terjadi ISPA," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menyiagakan layanan kesehatan, Pemkot Palembang juga memperkuat kesiapsiagaan di posko-posko kecamatan. Posko tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Satlinmas, dokter spesialis, tokoh masyarakat, hingga pengurus RT dan RW untuk membantu penanganan di lapangan.
"Maka dari itu di posko-posko, kecamatan di sana juga lengkap. Kita ada TNI, ada Polri, ada Satlinmas, ada dokter spesialis, toko masyarakat, RT, RW semua ada di posko-posko kecamatan yang ada di kota Palembang," katanya.
Baca juga: Kualitas Udara Palembang Sangat Tidak Sehat |
Dewa menyebutkan, kabut asap yang menyelimuti Palembang tidak hanya dipengaruhi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dalam kota, Asap dari wilayah tenggara, utara, dan selatan turut berdampak terhadap kualitas udara di Palembang.
"Nah itu semua upaya kita dalam rangka mengatasi titik api yang ada di Palembang. Terus soal asap yang ada, memang kita akui bersama bahwa Palembang di bagian Tenggara, Utara, dan Selatan itu memang seperti kabupaten kota lainnya. Sehingga mengakibatkan hotspot maupun apinya tinggi, maka ini berimplikasi asapnya ke Kota Palembang," jelasnya.
Ia juga berharap terobosan yang disiapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat memberikan dampak terhadap perbaikan kualitas udara di Palembang.
"Semoga saja beberapa terobosan yang disampaikan oleh Pak Gubernur bisa mengurangi asap yang ada di kota Palembang," tutupnya.
