Cek Bansos Oktober 2026 Pakai NIK KTP Lewat HP Lengkap Nominalnya!

Cek Bansos Oktober 2026 Pakai NIK KTP Lewat HP Lengkap Nominalnya!

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Kamis, 15 Okt 2026 16:00 WIB
Cara Cek Bansos PKH Lewat HP Tanpa Aplikasi
Ilustrasi cek bansos Oktober 2026. (Foto: Gemini AI)
Palembang -

Masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga 4 berkesempatan menjadi penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Untuk memastikannya bisa melakukan cek bansos Oktober 2026 hanya menggunakan NIK KTP.

NIK KTP merupakan singkatan dari Nomor Induk Kependudukan pada e-KTP yang terdiri dari 16 digit angka. Hanya dengan nomor tersebut detikers bisa mengetahui status penerima bantuan atau bukan serta peringkat desil.

Berikut penjelasan panduan cek Bansos Oktober 2026 lengkap dengan jadwal pencairan dan nominal yang diterima. Simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aturan Terbaru Penerima Bansos 2026

Setiap triwulan akan ada perubahan penerima atau penambahan daftar baru. Perubahan data penerima tersebut merupakan sesuatu hal yang wajar.

Sebagaimana pada triwulan kedua, Kemensos menambah sebanyak 470 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru sebagai penerima bansos. Bersama BPS, pemerintah daerah terus berkolaborasi memutakhirkan DTSEN yang menjadi pedoman dalam penyaluran bantuan.

ADVERTISEMENT

Cara Cek Penerima Bansos 2026 Online

Kemensos menyediakan dua alternatif pengecekan penerima bansos yakni melalui situs resmi dan aplikasi. Kedua caranya tersebut membutuhkan data diri yang ada di dalam NIK KTP. Bisa menggunakan nomor NIK, nama lengkap, hingga alamat tempat tinggal. Informasi tersebut menjadi perantara untuk pengecekan bansos 2025.

Inilah dua cara mengecek penerima bansos 2025 menggunakan NIK KTP:

1. Cek NIK KTP di Situs Cek Bansos

  • Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
  • Isi nomor NIK KTP dengan benar
  • Masukkan kode huruf yang tertera
  • Klik "Cari Data"
  • Muncul informasi kepesertaan bansos jika terdaftar sebagai penerima
  • Apabila muncul notifikasi "Tidak Terdaftar Peserta/PM" artinya nama yang dituliskan bukan penerima bansos

2. Cek NIK KTP di Aplikasi

Penerima bantuan dapat memilih mengecek NIK KTP melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store. Perlu mengunduh terlebih dahulu dan menginstal aplikasi di ponsel. Setelah itu, ikuti panduan ini untuk mengeceknya:

  • Unduh aplikasi resmi Aplikasi Cek Bansos terbitan Kementerian Sosial di Google Play Store atau App Store.

  • Buka aplikasi dan lakukan registrasi "Buat Akun Baru" jika belum memiliki akun terdaftar.

  • Setelah berhasil masuk akun (login), pilih menu "Cek Bansos".

  • Masukkan nomor NIK KTP dan data domisili secara presisi.

  • Sistem akan menampilkan rincian identitas, jenis bantuan yang diterima (PKH/BPNT), serta status periode pencairan berjalan.

Bagaimana Jika NIK KTP Belum Terdaftar Bansos?

Apabila detikers mengalami kendala NIK KTP belum terdaftar atau tertolak saat mengecek penerima bansos disarankan untuk mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan NIK KTP tidak terdaftar bansos menurut situs Sistem Online Data Penerima Bantuan Sosial (Solidaritas) Provinsi Jabar:

  • Tidak memenuhi kriteria administrasi
  • Dianggap tidak layak menerima bantuan sosial provinsi oleh penilaian pemerintah
  • Sudah terdaftar sebagai penerima manfaat pada jenis bantuan lain
  • Terjadi kesalahan pada proses input data
  • Berpotensi atau telah mengalami gagal salur

Jadwal Pencairan Bansos Kemensos 2026

Kemensos tidak menjadikan tanggal tertentu sebagai jadwal pencairan bansos. Aturan penyalurannya hanya disebutkan tiga bulan sekali dalam sekali distribusi. Adapun rinciannya sebagai berikut:

  • Tahap 1: Januari, Februari, Maret
  • Tahap 2: April, Mei, Juni
  • Tahap 3: Juli, Agustus, September
  • Tahap 4: Oktober, November, Desember

Saat ini, penyaluran memasuki tahap ketika di bulan Juli hingga September 2026. Masyarakat akan menerima dana bantuan secara sekaligus dengan nominal yang telah ditentukan. Untuk itu, perlu diketahui siapa saja penerima dan cara ceknya.

Nominal Bansos PKH dan BPNT 2026

Setiap program bantuan memiliki besaran nominal yang berbeda tergantung pada kategori komponen serta alokasi periode pencairan. Berikut rincian lengkap nominal dana bantuan PKH dan BPNT yang disalurkan oleh Kemensos:

1. Nominal Bansos PKH per Kategori

Nominal bantuan PKH disesuaikan dengan delapan kategori komponen penerima manfaat dalam satu keluarga:

  • Ibu Hamil/Nifas: Rp 3.000.000 per tahun (Rp 750.000 per tahap)
  • Anak Usia Dini (0-6 Tahun): Rp 3.000.000 per tahun (Rp 750.000 per tahap)
  • Siswa SD/Sederajat: Rp 900.000 per tahun (Rp 225.000 per tahap)
  • Siswa SMP/Sederajat: Rp 1.500.000 per tahun (Rp 375.000 per tahap)
  • Siswa SMA/Sederajat: Rp 2.000.000 per tahun (Rp 500.000 per tahap)
  • Penyandang Disabilitas Berat: Rp 2.400.000 per tahun (Rp 600.000 per tahap)
  • Lanjut Usia (Lansia 60+ Tahun): Rp 2.400.000 per tahun (Rp 600.000 per tahap)
  • Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp 10.800.000 per tahun (Rp 2.700.000 per tahap)

2. Nominal Bansos BPNT

Besaran dana BPNT diberikan secara merata kepada seluruh KPM tanpa pembagian kategori komponen:

  • Nominal per Bulan: Rp 200.000 per bulan
  • Nominal Pencairan Tahap 4 (Triwulan): Rp 600.000 per tahap (Alokasi Oktober, November, dan Desember 2026)

Halaman 3 dari 2


Simak Video "Video: Mensos Ungkap 869 Ribu Peserta PBI-JK Sudah Aktif Lagi"
[Gambas:Video 20detik] (mep/mep)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads