Sumatera Selatan

Mahasiswa Beri Kartu Merah ke Herman Deru Terkait Penanganan Karhutla

Marshanda - detikSumbagsel
Senin, 05 Okt 2026 12:30 WIB
Mahasiswa mendatangi kantor Gubernur Sumsel (Foto: Marshanda)
Palembang -

Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) memberikan kartu merah kepada Guebrnur Sumatera Selatan Herman Deru. Kartu diberikan terkait dengan penanganan karhutla hingga Palembang diselimuti kabut asap.

Kartu merah tersebut diberikan sebagai bentuk kritik mahasiswa terhadap kondisi udara di Sumatera yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Mereka juga menyoroti persoalan kabut asap yang disebut sudah dirasakan masyarakat selama berbulan-bulan.

Presiden Mahasiswa (Presma) Unsri Muhammad Gebri dalam orasinya mengatakan, kondisi udara saat ini sudah masuk tahap yang membahayakan.

"Kami memberi kartu merah kepada Geubernur Sumsel Herman Deru. Hari ini udara di Sumatera berbahaya. Sudah sekian bulan kita sudah merasakan ini dan sudah tidak ada tindak lanjut," kata Gebri saat menyampaikan orasi di halaman kantor Gubernur Sumsel, Senin (5/10/2026).

Menurut Gebri, mahasiswa menilai berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat belum mendapat tindak lanjut dari pemerintah.

"Semua yang kami rasakan tidak ada tindak lanjutnya," ujarnya.

Dia kemudian mempertanyakan sampai kapan kondisi tersebut akan dibiarkan. Gebri khawatir jika tidak segera ditangani, Sumsel akan terus diselimuti asap.

"Kalau ini dibiarkan terus menerus, haruskah Sumsel ini hitam dikepung asap?" tegasnya.

Gebri mengatakan, aksi tersebut dilakukan bukan semata-mata untuk menyampaikan kritik, tetapi juga karena mahasiswa masih peduli terhadap kondisi Sumatera Selatan.

"Kami tidak mau, Pak. Kami peduli dengan Sumatera Selatan dan kami hadir hari ini untuk menyampaikan aspirasi," pungkasnya.



Simak Video "Strategi Herman Deru Tekan Kemiskinan dan Perkuat Ketahanan Pangan Sumsel"

(csb/csb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork