Warga OKI Meninggal Diduga Hirup Asap Saat Padamkan Api di Kebun Karetnya

Sumatera Selatan

Warga OKI Meninggal Diduga Hirup Asap Saat Padamkan Api di Kebun Karetnya

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Senin, 05 Okt 2026 12:00 WIB
Ilustrasi kematian
Ilustrasi tewas (Foto: Getty Images/iStockphoto/Artem_Furman)
OKI -

Warga di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI, Sumatera Selatan, bernama Fikri (51) meninggal dunia, saat berupaya memadamkan api yang membakar kebun karet miliknya. Diduga korban meninggal setelah menghirup asap tebal saat melakukan pemadaman.

Diketahui korban merupakan warga Desa Pulau Beruang, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Sekretaris BPBD OKI Nova Triyussanto mengatakan korban meninggal ketika sedang berupaya memadamkan api yang membakar kebun karetnya. Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, diduga menghirup asap tebal saat proses pemadaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban meninggal dunia dalam upaya memadamkan api, diperkirakan korban meninggal dikarenakan menghirup asap tebal dan pingsan di tempat kejadian," katanya dari keterangan resmi yang diterima detikSumbagsel, Senin (5/10/2026).

ADVERTISEMENT

Kata dia, menurut keterangan dari pihak keluarga, korban memang memiliki riwayat penyakit pernapasan atau asma. Korban bekerja sebagai mandor alat berat di sebuah perusahaan, korban juga mengajukan cuti karenakan dirinya hendak mengawasi dan menjaga kebunnya yang dikabarkan dilalap api.

"Menurut keterangan dari istri korban, bahwa korban mengidap riwayat penyakit jantung dan asma," ujarnya.

Triyussanto mengatakan bahwa jenazah korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Minggu (4/10/2026).

Sementara itu, Camat Tulung Selapan, Ricat belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi terkait ada warganya yang meninggal setelah menghirup asap saat padamkan api.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads