Detik-detik Satu Keluarga di Lampung Ditemukan Tewas Dibunuh

Lampung

Detik-detik Satu Keluarga di Lampung Ditemukan Tewas Dibunuh

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Senin, 05 Okt 2026 19:37 WIB
Polisi saat mengevakuasi jasad satu keluarga di Lampung
Foto: Polisi saat mengevakuasi jasad satu keluarga di Lampung (Dok. Polres Tulang Bawang)
Tulang Bawang -

Tiga orang yang masih satu keluarga ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Ketiganya menjadi korban pembunuhan.

Ketiga korban masing-masing Rachmat (69), Hasanah (56), dan Devny Kishela Putri (14). Jasad mereka ditemukan pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Septian Rachmanda (32), yang merupakan anak Rachmat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu, Septian datang ke rumah korban dan mendapati pintu rumah masih terkunci dari dalam. Dia kemudian memanggil-manggil ayah dan ibunya, namun tidak mendapat jawaban.

"Karena tidak ada jawaban, anak korban kemudian berinisiatif membuka paksa pintu rumah. Setelah masuk, dirinya teriak mendapati ayah, ibu dan adiknya sudah dalam kondisi meninggal dunia dan berlumuran darah," kata Apfryyadi, Senin (5/10/2026).

ADVERTISEMENT

Septian kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada anggota keluarga lainnya. Pihak keluarga selanjutnya menghubungi polisi.

Petugas Polsek Banjar Agung bersama Satreskrim dan Unit Inafis Polres Tulang Bawang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, Hasanah dan putrinya, Devny, ditemukan tergeletak di atas kasur. Keduanya mengalami sejumlah luka tusuk pada tubuh.

Sementara Rachmat ditemukan di kamar lainnya. Tubuh pria tersebut tergeletak di lantai, tepat di bawah dipan. Polisi menemukan luka tusuk di bagian pipi kanan, kepala bagian atas, dan bagian belakang kepala.

"Ketiga korban mengalami luka pada bagian tubuh, kepala, dan dada. Ketiga korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Apfryyadi.

Polisi masih menyelidiki pelaku dan motif pembunuhan tersebut. Namun, berdasarkan informasi awal, terduga pelaku masih memiliki hubungan keluarga dengan para korban.

Polisi juga mendalami informasi bahwa terduga pelaku baru sekitar dua hari kembali ke rumah korban setelah menjalani perawatan di RSJ Kurungan Nyawa, Pesawaran.

"Informasi awal memang masih keluarga dan dikatakan mengalami gangguan kejiwaan. Tapi itu perlu dibuktikan oleh ahli medis," tandasnya.

Jenazah ketiga korban sendiri masih berada di rumah sakit guna kepentingan autopsi.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads