Herman Deru Minta Ika Muba Jaga Identitas Budaya-Jaga Persatuan

Sumatera Selatan

Herman Deru Minta Ika Muba Jaga Identitas Budaya-Jaga Persatuan

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Minggu, 27 Sep 2026 21:40 WIB
Pengukuhan Ika Muba 2026-2030 di Griya Agung Palembang.
Pengukuhan Ika Muba 2026-2030 di Griya Agung Palembang. (Foto: A Reiza Pahlevi)
Palembang -

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta organisasi masyarakat, seperti Ika Muba (Ikatan Keluarga Musi Banyuasin) ikut berperan dalam menjaga identitas dan budaya daerah. Pelestarian budaya wajib dilakukan di tengah perkembangan zaman.

"Organisasi Ika Muba harus menjadi pagar budaya karena perkembangan zaman. Kalau tidak dijaga, bisa hilang," ujar Deru saat pengukuhan kepengurusan Ika Muba 2026-2030 di Griya Agung Palembang, Minggu (27/9/2026).

Menurutnya, pelestarian budaya harus menjadi perhatian organisasi. Karena itu, dia mendorong setiap organisasi memiliki bidang yang secara khusus menangani kebudayaan, termasuk bahasa daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya senang orang Muba ini di mana pun berada, masih menggunakan bahasa Muba. Ini salah satu yang harus dipertahankan," ujarnya.

Dia mengingatkan Ika Muba tidak berkembang menjadi organisasi yang hanya mengandalkan proposal untuk menjalankan kegiatan. Menurutnya, organisasi perlu memiliki sumber pendapatan yang dapat menopang kemandirian.

ADVERTISEMENT

"Agar tidak menjadi organisasi proposal, harus ada income organisasi. Ini salah satu ide kreatif dan harus menjadi pelopor dengan menjadi organisasi yang mandiri," tegasnya.

Ormas juga diminta berfungsi sebagai jembatan penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Menurutnya keberadaan berbagai organisasi kebudayaan harus terus dipertemukan agar komunikasi dan kebersamaan tetap terjaga.

"Semua organisasi ini menjadi jembatan penghubung. Ada 73 organisasi kebudayaan, mulai dari Sabang sampai Merauke maupun yang ada di Sumsel. Harus berkumpul dan melakukan silaturahim untuk menjaga persatuani," katanya.

Sementara itu, Bupati Muba M Toha Tohet turut memberikan perhatian terhadap keberadaan Ika Muba. Organisasi tersebut diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyikapi berbagai persoalan masyarakat.

Ika Muba diharapkan ikut berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan daerah. Sekaligus menjaga nama baik daerah dan persatuan.

"Kita ingin organisasi ini solid. Jangan sampai Ika Muba hanya ada ketika ada kegiatan. Tetapi harus hadir ketika masyarakat membutuhkan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Ika Muba Apriyadi Mahmud mengatakan pengukuhan tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus menyatukan potensi masyarakat Muba di berbagai daerah.

Katanya, amanah sebagai Ketua IKA Muba bukan sekadar jabatan organisasi. Tanggung jawab tersebut harus dijalankan bersama seluruh pengurus dan keluarga besar Muba.

"Ditunjuk sebagai Ketua Umum bukan sebuah kebanggaan, tetapi sebuah amanah. Amanah ini harus kami jalankan bersama-sama," tegasnya.

Katanya Ika Muba ke depan tidak hanya menjadi organisasi yang berkegiatan dalam konteks silaturahmi. Organisasi tersebut harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami ingin IKA Muba ini bukan hanya tempat berkumpul. Tetapi bagaimana organisasi ini bisa memberikan manfaat, bisa menyampaikan aspirasi dan ikut berkontribusi terhadap masyarakat," ujarnya.

"Banyak masyarakat Muba yang tinggal di Palembang dan daerah lain. Ini menjadi kekuatan yang harus kita satukan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah," imbuhnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads