Apakah Ispa Bisa Menular? Berikut Penjelasan hingga Tata Cara Mencegahnya

Apakah Ispa Bisa Menular? Berikut Penjelasan hingga Tata Cara Mencegahnya

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Senin, 14 Sep 2026 06:30 WIB
Dokter Jelaskan Langkah yang Tepat Mengatasi Batuk dan Pilek Akibat ISPA
Ilustrasi seorang anak yang menderita ISPA. (Foto: Getty Images/Kwangmoozaa)
Palembang -

ISPA atau infeksi saluran pernapasan akut termasuk penyakit yang berbahaya apabila tidak ditangani dengan benar. Karena itu, banyak yang menanyakan perihal ISPA bisa menular atau tidak.

Dilansir laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), penyakit ISPA diawali dengan gejala ringan seperti batuk, pilek, atau sakit tenggorokan. Keluhan tersebut bisa menjadi salah satu tanda terjadinya infeksi di saluran pernapasan.

Bila tidak ditangani dengan tepat, ISPA bisa berkembang menjadi infeksi serius, terutama pada bayi, balita, lansia, serta seseorang dengan daya tahan tubuh lemah. Untuk itu, perlu memahami lebih mendalam mengenai penyakit ini agar bisa terhindar dan mendapat penanganan yang benar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Definisi ISPA

Berdasarkan Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME), penyakit saluran pernapasan masuk ke dalam sepuluh penyakit terbanyak di Indonesia. Penurunan kualitas udara menjadi salah satu faktor risiko yang bisa meningkatkan ISPA.

ISPA menyerang saluran pernapasan mulai dari hidung, sinus, tenggorokan, hingga paru-paru. Penyakit ini disebabkan oleh virus, tetapi ada juga yang dikarenakan bakteri, atau kombinasi keduanya.

ADVERTISEMENT

Apakah ISPA Bisa Menular?

Penyakit ISPA bisa menyerang siapa saja, terutama yang memiliki kondisi daya tahan tubuh lemah. Selain itu, ISPA bisa menular dengan cepat melalui percikan ludah ketika penderitanya batuk, bersin, atau berbicara.

Penularan ISPA juga bisa terjadi melalui tangan yang terkontaminasi, kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut. Kerentanan penderita ISPA ini mengharuskannya menjauhi orang lain yang tidak terjangkit.

Gejala ISPA yang Harus Diketahui

Ada beberapa gejala ISPA yang bisa muncul tiba-tiba. Pada kebanyakan kasus besar, gejalanya bersifat ringan dan kemudian berkembang menjadi lebih berat apabila tidak ditangani dengan baik. Berikut gejala ISPA:

  • Batuk, baik batuk kering maupun berdahak
  • Pilek atau hidung tersumbat
  • Sakit tenggorokan atau nyeri saat menelan
  • Demam
  • Bersin
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot dan sendi
  • Badan terasa lemas atau mudah lelah
  • Suara serak
  • Nafsu makan menurun

Pada kondisi yang lebih serius, penderita ISPA bisa mengalami sesak napas, napas cepat, nyeri dada, bahkan bibir kebiruan. Kondisi ini harus ditangani oleh tenaga kesehatan dan jangan menunda lagi.

Cara Pencegahan ISPA

Untuk menghindari terjangkit ISPA, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mencegahnya. Berikut penjelasannya:

  • Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir secara rutin.
  • Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin menggunakan tisu atau siku bagian dalam.
  • Menggunakan masker ketika sedang sakit atau saat kualitas udara sedang buruk.
  • Menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang mengalami infeksi saluran pernapasan.
  • Tidak merokok dan menghindari paparan asap rokok.
  • Menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan sirkulasi udara di rumah tetap baik.
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, cukup istirahat, serta rutin berolahraga.
  • Melengkapi imunisasi sesuai jadwal yang dianjurkan.

Nah, itulah penjelasan mengenai ISPA menular atau tidak yang dilengkapi dengan penjelasan gejala hingga cara pencegahannya. Semoga membantu, ya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Karhutla Meluas, Kasus ISPA di Palangka Raya Sentuh Rekor Tertinggi di Kalteng"
[Gambas:Video 20detik] (mep/mep)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads