Kualitas Udara di Palembang Masih Level Kuning dan Hitam

Sumatera Selatan

Kualitas Udara di Palembang Masih Level Kuning dan Hitam

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Sabtu, 12 Sep 2026 14:30 WIB
Foto udara kawasan Musi II yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (5/9/2026). Berdasarkan citra satelit Himawari-9 yang dipantau BMKG pada 5 September 2026 pukul 10.00 WIB, sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, dan Papua Selatan bergerak ke arah barat laututara, sedangkan di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara bergerak ke arah utaratimur laut. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/kye
Kabut asap selimuti Kota Palembang (Foto: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Palembang -

Kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan, masih belum membaik hingga kini. Partikulat halus atau PM2.5 di Stasiun PM2.5 Musi 2 Palembang masih tercatat level berbahaya atau hitam dengan nilai 325,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada Sabtu (12/9/2026) pukul 03.00 WIB.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis mengatakan kualitas udara Palembang masih belum menunjukkan perbaikan. Kondisinya masih buruk akibat dari asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi.

"Kualitas udara Palembang masih belum membaik. Meskipun konsentrasi partikulat halus mengalami penurunan setelah mencapai titik tertinggi pada dini hari, kualitas udara masih berada pada kategori yang perlu diwaspadai pada pagi ini," ujarnya, Sabtu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada pukul 04.00 WIB, konsentrasi partikulat halus tercatat sebesar 171,5 µg/m³. Angka tersebut berada pada kategori merah atau sangat tidak sehat. Kondisi tersebut masih berlanjut pada pukul 05.00 WIB. Konsentrasi PM2.5 turun menjadi 164,7 µg/m³.

"Tetapi status kualitas udara masih berada pada kategori merah atau sangat tidak sehat," katanya.

ADVERTISEMENT

Memasuki pagi hari, konsentrasi partikulat halus kembali mengalami penurunan. Namun, kualitas udara Palembang belum masuk kategori sehat.

Berdasarkan pemantauan, konsentrasi PM2.5 pada pagi hari berada di kisaran 132,7 hingga 148,5 µg/m³. Angka tersebut berada pada kategori kuning atau tidak sehat.

Masyarakat diimbau tetap memperhatikan kondisi kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Termasuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.

"Masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan. Sebaiknya tetap menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan," ujarnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads