Lampung

Pemotor Tewas Tertemper KA Baratarahan di Natar Lampung

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Jumat, 04 Sep 2026 17:20 WIB
Pemotor tewas tertemper kereta api di Lampung Selatan (Foto: Istimewa/PT KAI)
Lampung Selatan -

Pemotor di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, tewas tertemper Kereta Api (KA) Baratarahan. Kecelakaan itu terjadi diduga pemotor menerobos palang perlintasan.

Kecelakaan maut tersebut tepatnya terjadi di perlintasan Km 21+336 petak jalan antara Stasiun Gedung Ratu dan Stasiun Labuhan Ratu, Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 12.05 WIB.

Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari mengatakan kecelakaan melibatkan KA Baratarahan dengan sepeda motor di perlintasan tidak resmi atau perlintasan swadaya.

"PPKA Stasiun Gedung Ratu melaporkan adanya temperan antara sepeda motor dan KA Baratarahan di perlintasan tidak resmi atau swadaya," kata Azhar dalam keterangannya, Jumat.

KA Baratarahan dengan nomor perjalanan 4124 diketahui berangkat dari Stasiun Labuhan Ratu sekitar pukul 12.03 WIB. Saat mendekati lokasi kejadian, masinis telah membunyikan suling lokomotif atau semboyan 35 secara berulang.

"Sesuai penuturan saksi di lokasi, pengendara motor diduga menerobos perlintasan," ujarnya.

Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor meninggal dunia. Identitas korban belum disampaikan.

Warga setempat bernama Denny mengatakan kecelakaan terjadi sebelum pelaksanaan salat Jumat.

"Kejadian tadi sebelum Jumatan di Desa Pemanggilan Natar Lampung Selatan, ada satu orang meninggal akibat kereta," kata Denny.

PT KAI kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menerobos perlintasan kereta api. Para pengguna jalan diminta berhenti dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi jalur KA, khususnya di perlintasan yang tidak memiliki palang pintu.



Simak Video "Video: Truk Boks di Nganjuk Hancur Tertabrak Kereta, Sopir Tewas"

(csb/csb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork