Mogok di Atas Rel, KA Kuala Stabas Hantam Agya hingga Terlempar 30 Meter

Lampung

Mogok di Atas Rel, KA Kuala Stabas Hantam Agya hingga Terlempar 30 Meter

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Minggu, 26 Jul 2026 16:01 WIB
Mobil yang mogok lalu dihantam kereta api di Lampung Selatan
Foto: Mobil yang mogok lalu dihantam kereta api di Lampung Selatan (Dok. Polsek Natar)
Lampung Selatan -

Satu unit mobil Toyota Agya tertabrak Kereta Api (KA) Kuala Stabas S5 di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Mobil yang sempat mogok di atas rel itu terlempar sekitar 30 meter hingga menghantam pagar rumah warga dan merusak dua mobil yang terparkir.

Peristiwa tersebut terjadi di perlintasan kereta api Km 21+3/4 lintas Gedung Ratu-Rejosari pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 18.58 WIB.

Kapolsek Natar, AKP Setyo Budi mengatakan kecelakaan bermula saat Toyota Agya bernomor polisi BE-1353-ANX yang dikemudikan TG melintas di perlintasan kereta api yang tidak dijaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengemudi mengira kereta masih berada pada jarak yang cukup aman sehingga tetap melintas. Namun saat mobil sudah berada di atas rel, mesin kendaraan tiba-tiba mati," kata Setyo, Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, pengemudi bersama seorang penumpang berinisial KA berupaya mendorong mobil keluar dari jalur rel. Namun usaha tersebut gagal karena KA Kuala Stabas S5 lebih dulu melintas dan menghantam kendaraan.

ADVERTISEMENT

Benturan keras membuat mobil terseret sebelum akhirnya terpental sekitar 30 meter ke arah permukiman warga. Mobil kemudian menabrak pagar rumah hingga roboh.

Tak hanya itu, dua mobil yang sedang terparkir di halaman rumah turut mengalami kerusakan akibat tertimpa Toyota Agya yang terpental. Kedua kendaraan tersebut masing-masing Toyota Hilux bernomor polisi B-9427-SBG dan Mitsubishi Pajero bernomor polisi BE-1484-PD.

Akibat kecelakaan itu, pengemudi Toyota Agya mengalami luka berat dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani perawatan. Sementara penumpang dilaporkan selamat.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) guna mengusut penyebab pasti kecelakaan tersebut.

"Korban masih menjalani perawatan di rumah sakit dan kondisinya masih kritis, tim masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut," tutup Setyo.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads