Drama Evakuasi Pasutri Terjepit di Grand Max Usai Tabrak Truk di Lampung

Lampung

Drama Evakuasi Pasutri Terjepit di Grand Max Usai Tabrak Truk di Lampung

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Rabu, 02 Sep 2026 20:20 WIB
Petugas saat mengevakuasi pasutri  terjepit di Grand Max usai tabrak truk di Lampung
Petugas saat mengevakuasi pasutri terjepit di Grand Max usai tabrak truk di Lampung (Foto: Istimewa/Basarnas Lampung)
Lampung Selatan -

Mobil Grand Max box yang ditumpangin pasangan suami istri di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, menabrak truk yang sedang terparkir di bahu jalan. Akibatnya, membuat kedua korban terjepit.

Kecelakaan itu terjadi di wilayah Candimas, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Adapun identitas kedua korban dalam kejadian itu yakni Ade Setiawan (30) dan Dian Maranata (30), warga Tegal Bungur, Desa Banjar Negeri, Kecamatan Tegineneng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Jaga Harian (Kagahar) Basarnas Lampung Deni Kurniawan mengatakan tim langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.

"Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi," kata Deni, Rabu.

ADVERTISEMENT

Basarnas mengerahkan rescue truck, ambulans, hingga peralatan Vehicle Accident Rescue (VAR). Setibanya di lokasi sekitar pukul 00.47 WIB, petugas langsung melakukan proses evakuasi.

Saat itu, Ade sudah berhasil dikeluarkan dari kendaraan. Evakuasi awal dilakukan warga bersama personel kepolisian.

Ade dinyatakan selamat. Namun, petugas masih harus berjibaku mengeluarkan Dian yang tubuhnya masih terjepit di dalam kabin Grand Max yang ringsek akibat benturan.

Petugas kemudian menggunakan peralatan khusus untuk membuka bagian kendaraan yang menjepit korban. Proses evakuasi berlangsung sekitar 28 menit.

Dian akhirnya berhasil dikeluarkan dari mobil sekitar pukul 01.15 WIB. Perempuan berusia 30 tahun itu juga berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Dian selanjutnya dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Natar Medika untuk mendapatkan penanganan medis.

"Setelah kedua korban berhasil dievakuasi, operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai pada pukul 01.30 WIB. Seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing," ujar Deni.

Dalam proses evakuasi tersebut, Basarnas Lampung dibantu personel Polsek Natar, warga sekitar, dan keluarga korban.

Basarnas mengingatkan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas pada malam hingga dini hari. Kondisi jalan dan jarak pandang perlu diperhatikan untuk mengantisipasi kecelakaan.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads