Pemuda di Ogan Ilir Tewas Usai Terbawa Arus Sungai

Sumatera Selatan

Pemuda di Ogan Ilir Tewas Usai Terbawa Arus Sungai

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Selasa, 01 Sep 2026 14:00 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka
Foto: Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka (Dok. Basarnas Sumsel)
Ogan Ilir -

Pemuda bernama Remon Saputra (20) dilaporkan terbawa arus Sungai Ogan, Kabupaten Ogan Ilir saat mandi dan tenggelam. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sejauh 50 meter dari lokasi awal.

Peristiwa tersebut terjadi di Sungai Ogan, Dusun I, Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 17.40 WIB.

Kalaksa BPBD Ogan Ilir Edi Rahmat mengatakan sebelum kejadian korban bersama tiga rekannya mandi di Sungai Ogan, namun diduga korban dan 1 rekannya terbawa arus. Rekannya berhasil diselamatkan, sementara korban dinyatakan tenggelam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada 4 anak muda laki-laki main di tepian Sungai Ogan, 2 orang mandi di sungai lalu terbawa arus, 1 korban berhasil diselamatkan namun 1 orang lagi hilang terbawa arus," kata Edi.

Kemudian TIM SAR gabungan melakukan pencarian dengan cara melakukan penyisiran di sekitaran sungai. Korban akhirnya ditemukan pada pencarian di hari kedua dalam kondisi meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

"Korban berhasil ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi awal kejadian. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya," kata Kepala Basarnas Sumsel Raymond Konstantin.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai maupun perairan. Masyarakat diminta tidak berenang di lokasi yang tidak aman, serta selalu memperhatikan kondisi arus, kedalaman, dan lingkungan sekitar.

"Jangan pernah mengabaikan faktor keselamatan ketika beraktivitas di perairan. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas berenang di sungai yang memiliki arus deras atau kondisi yang membahayakan," tuturnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads