BMKG Sebut Kualitas Udara Palembang Sangat Tidak Sehat

Sumatera Selatan

BMKG Sebut Kualitas Udara Palembang Sangat Tidak Sehat

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Sabtu, 22 Agu 2026 13:00 WIB
Warga berusaha memadamkan kebakaran lahan di dekat permukiman padat penduduk di Kemas Ridho, Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (8/8/2026). Kencangnya angin dan minimnya sumber air di lokasi kebakaran menyulitkan petugas dan warga memadamkan api. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/kye
Waga menghindar dar kabut asap karhuta (Foto: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Palembang -

Kualitas udara di wilayah Kota Palembang, Sumatera Selatan, kembali mencatat kategori sangat tidak sehat. Kondisi tersebut terpantau dari Stasiun PM2.5 di Musi Palembang pada Sabtu (22/8/2026) dini hari.

Berdasarkan data pemantauan, kualitas udara berada pada kategori sangat tidak sehat atau merah pada pukul 01.00 WIB dan 02.00 WIB.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis mengatakan pada pukul 01.00 WIB, konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 203 mikrogram per meter kubik. Sementara pada pukul 02.00 WIB, angkanya masih tinggi yakni 198,6 mikrogram per meter kubik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kualitas udara di Palembang pada hari ini kian memburuk, tercatat sangat tidak sehat atau kategori merah pada pukul 01.00 WIB dan 02.00 WIB. Bahkan hingga pagi hari masih belum membaik, karena masih kuning atau tidak sehat," ujar Wandayantolis, Sabtu (22/8/2026).

Memasuki pukul 03.00 WIB, kondisi udara mulai menurun. Namun, kualitas udara masih berada dalam kategori tidak sehat atau kuning.

ADVERTISEMENT

Kondisi tersebut bertahan hingga pukul 07.00 WIB. Artinya, meski konsentrasi PM2.5 mulai turun dari level tertinggi pada dini hari, kualitas udara Palembang masih belum kembali ke kategori baik.

"Pada pukul 03.00 WIB angkanya menurun jadi 92,9 mikrogram per meter kubik, namun pukul 07.00 WIB kembali naik jadi 142,9 mikrogram per meter kubik," ungkapnya.

Wandayantolis mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi kualitas udara, terutama kelompok yang rentan terhadap paparan polusi udara.

"Masyarakat diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, mengingat kualitas udara kian memburuk pada hari ini," ujarnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads