Herman Deru Serahkan Satyalancana Karya Satya untuk 491 PNS, Ini Pesannya

Sumatera Selatan

Herman Deru Serahkan Satyalancana Karya Satya untuk 491 PNS, Ini Pesannya

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Jumat, 14 Agu 2026 23:30 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru saat menyematkan Satyalancana Karya Satya ke salah satu ASN Pemprov
Gubernur Sumsel Herman Deru saat menyematkan Satyalancana Karya Satya ke salah satu ASN Pemprov (Foto: Istimewa/Pemprov Sumsel)
Palembang -

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia kepada 491 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Sumsel.

Satyalancana Karya Satya diberikan kepada 491 PNS yang telah menunjukkan pengabdian selama 10 tahun sebanyak 377 orang, 20 tahun sebanyak 60 orang, dan 30 tahun sebanyak 54 orang.

Deru menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai abdi negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak semua ASN bisa melampaui atau mendapatkan momen luar biasa. Saya sebagai pembina kepegawaian di tingkat provinsi menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi Bapak-Ibu sekalian," ujar Deru.

Penganugerahan sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 60/TK/Tahun 2025, nomor 117/TK/Tahun 2025, dan nomor 46/TK/Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh ASN bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan, terlepas dari pangkat maupun golongan.

Ia mengatakan, ASN saat ini menghadapi sorotan publik yang semakin kuat, terutama melalui media sosial. Namun, Herman Deru meminta seluruh ASN tidak larut dalam polemik ataupun sibuk membalas berbagai kritik yang muncul.

"Kalau ada satu-dua yang dikritik, jangan kita sibuk membalas. Kita jawab saja dengan kerja dan perbaikan etos kerja," tegasnya.

Deru menilai keberhasilan setiap program pemerintah tidak terlepas dari dedikasi, etos kerja, dan kebersamaan seluruh ASN di setiap lini. Mulai dari kelurahan, kecamatan hingga satuan kerja di lingkungan pemerintahan, setiap ASN memiliki kontribusi dalam mendukung keberhasilan pembangunan.

"Kesuksesan dari setiap produk bagi pimpinan di setiap organisasi kerja itu disebabkan karena dedikasi, karena etos, karena kebersamaan di antara Bapak-Ibu sekalian dalam mengemban tanggung jawab sehingga mempersembahkan hasil-hasil terbaik," katanya.

Lebih lanjut, Deru meminta para penerima Satyalancana Karya Satya menjadikan penghargaan tersebut sebagai penyemangat untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada negara dan masyarakat.

Dia juga menjelaskan, penerima Satyalancana Karya Satya 30 tahun berada pada fase akhir masa pengabdian, mengingat usia normatif pensiun ASN adalah 58 tahun, meskipun terdapat ketentuan tertentu bagi pejabat yang menduduki jabatan tertentu.

Sementara itu, penerima penghargaan 20 tahun disebutnya berada pada fase pertengahan pengabdian, sedangkan penerima 10 tahun masih berada pada tahap awal perjalanan karier sebagai ASN.

"Sematkan lencana ini pada setiap momen-momen hari besar ketika Bapak-Ibu menggunakan pakaian upacara. Ini sebagai wujud bahwa kita juga menghargai negara yang telah memberikan penghargaan luar biasa," katanya.

Penganugerahan yang dilaksanakan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut, kata Deru, sengaja dilakukan sebagai pengingat bahwa ASN merupakan bagian penting dalam perjalanan pemerintahan dan pembangunan.

"Saya ingin menunjukkan dan mengajak kita semua bahwa kita ini adalah orang penting, orang yang berguna. Jangan pernah merasa bahwa kita ini orang yang tidak terhitung. Apa pun pangkat dan golongan kita, kita tetap harus bersemangat untuk terus berkontribusi dalam jalannya roda pemerintahan dan pembangunan di daerah," tukasnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads