490 Pemda Hadapi Masalah Bayar Gaji ASN, Herman Deru: Sumsel Aman

Sumatera Selatan

490 Pemda Hadapi Masalah Bayar Gaji ASN, Herman Deru: Sumsel Aman

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Senin, 03 Agu 2026 15:40 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru.
Foto: Gubernur Sumsel Herman Deru. (A Reiza Pahlevi)
Palembang -

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memastikan pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya tak menemui kendala. Dia mengaku belum menerima aduan atau laporan dari 17 pemda terkait persoalan gaji, meski Menteri Keuangan Purbaya menyebut ada 490 pemda mengalami tekanan fiskal.

"Untuk gaji PNS, PPPK, sampai sekarang saya belum ada laporan yang terkendala. Mudah-mudahan Sumsel tidak termasuk dalam 490 pemda yang disebut mengalami tekanan fiskal itu," ujar Deru, Senin (3/8/2026).

Deru menyebut, sejak awal dirinya mengingatkan kepada seluruh kepala daerah agar memprioritaskan pembayaran gaji pegawai dalam penyusunan anggaran. Bukan karena daerah memiliki kemampuan fiskal berlebih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau untuk gaji, take home pay ASN di Sumsel harus menjadi prioritas. Dari awal saya sudah sering mengingatkan pemda," katanya.

"Bukan aman karena kita punya kemewahan fiskal, tetapi memang sejak awal kita memprioritaskan anggaran untuk itu," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Dia juga menegaskan, jika gaji pegawai tidak boleh dikurangi apalagi sampai terlambat dibayarkan. Hal itu katanya karena berkaitan dengan kebutuhan hidup keluarga pegawai.

"Itu jangankan tidak dibayar, dikurangi pun tidak boleh. Mereka sudah punya anggaran keluarga masing-masing, untuk biaya sekolah anak, kebutuhan sehari-hari, hingga pemenuhan gizi keluarga. Ini tidak boleh berubah," ungkapnya.

Menurutnya, persoalan belanja pegawai yang melebihi 30 persen dari APBD tidak bisa dilihat sederhana. Persentase itu dapat terus naik, apabila transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah mengalami penurunan.

"Kalau TKD dipotong, otomatis persentase belanja pegawai menjadi naik. Jadi bukan berarti daerah itu boros, tetapi karena nilai TKD yang menjadi dasar perhitungan berkurang," jelasnya.

Herman Deru menilai tantangan yang dihadapi pemda justru lebih banyak berkaitan dengan pembiayaan sektor lain, terutama pembangunan infrastruktur.

"Yang mungkin menjadi perhatian mereka sekarang adalah bagaimana mencari pendanaan untuk infrastruktur. Kalau untuk pembayaran gaji ASN sampai saat ini belum ada yang menyampaikan kendala kepada saya," ujarnya.

"Yang jelas ASN dan PPPK saya minta bekerja dengan baik. Mudah-mudahan kondisi fiskal kita terkendali," tukasnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads