Sejumlah warga Kota Palembang mengeluhkan bau asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Bau asap mulai tercium di sejumlah kawasan permukiman sejak Rabu (5/8/2026) sore dan membuat warga tidak nyaman beraktivitas.
Selain menimbulkan bau menyengat, sebagian warga mengaku mengalami gangguan pernapasan ringan, seperti batuk setelah beraktivitas di luar rumah. Kondisi tersebut membuat sejumlah warga memilih menggunakan masker sebagai langkah antisipasi.
Warga Kecamatan Alang-Alang Lebar, Purwantoro (52) mengatakan bau asap mulai terasa sejak sore hari. Menurutnya, asap cukup menyengat dan berbeda dari biasanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sore tadi benar-benar terasa bau asapnya, sampai bikin batuk. Mungkin karena asap kebakaran hutan," ujarnya.
Dia menduga bau asap tersebut terbawa angin dari wilayah yang sedang mengalami karhutla. Meski belum ada kepastian mengenai sumber asap, dia berharap kondisi tersebut tidak berlangsung lama.
Sebagai langkah antisipasi, Wawan mengaku telah membeli masker untuk dirinya dan anggota keluarganya.
"Sudah beli masker tadi, buat jaga-jaga juga untuk keluarga lainnya, jika bau asap ini kembali terjadi besok," katanya.
Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Tia. Dia menyebut bau asap mulai tercium sekitar pukul 18.00 WIB. Bahkan bau asap juga dirasakan masuk ke dalam rumahnya meski pintu dan jendela telah tertutup.
"Baunya cukup kuat sekitar pukul 18.00 WIB tadi. Di dalam rumah juga masih tercium, jadi terasa kurang nyaman. Kalau keluar rumah lebih terasa lagi. Kipas angin juga tadi sudah diarahkan ke luar rumah supaya asap keluar, karena di rumah ada bayi juga," ujarnya.
Menurut Tia, kondisi tersebut membuat dirinya membatasi aktivitas di luar rumah, terutama pada malam hari.
"Mau keluar terpaksa ditunda dulu, khawatir karena udaranya tidak enak," tambahnya.
Senada, warga Kecamatan Bukit Lama, Rafli juga merasakan bau asap saat perjalanan pulang kerja. Dia mengatakan jarak pandang masih normal, namun bau asap cukup menyengat dan membuat tenggorokan tidak nyaman.
"Pas perjalanan pulang sudah mulai tercium bau asap. Sampai rumah tenggorokan terasa kering dan jadi batuk-batuk. Mudah-mudahan asap ini tidak semakin parah dalam beberapa hari ke depan," katanya.
